Anggota DPR Tegur Menteri KKP Gegara Kunjungan ke Aceh Tanpa Koordinasi, Soroti Pentingnya Menghargai Mitra
Anggota Komisi IV DPR RI Teuku Abdul Khalid menegur Menteri KKP karena kunjungan ke Aceh tanpa koordinasi.--
BACAKORAN.CO - Hubungan kerja antara DPR dan kementerian kembali menjadi sorotan publik.
Kali ini, Anggota Komisi IV DPR RI, Teuku Abdul Khalid, secara terbuka menegur Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono.
Teguran tersebut disampaikan lantaran Khalid merasa tidak dihargai sebagai mitra kerja, setelah mengetahui sang menteri melakukan kunjungan ke Aceh tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Peristiwa ini terungkap dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR RI bersama sejumlah kementerian terkait, seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Kehutanan, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.
BACA JUGA:Gunakan Dana Desa Untuk Pencalonan Kembali, Mantan Kades Tetap Kalah, Kini Masuk Penjara
Rapat tersebut membahas penanganan bencana di wilayah Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, Rabu (14/1/2026).
Dalam forum resmi itu, Teuku Abdul Khalid menyampaikan kekecewaannya secara langsung.
Ia mengaku berada di Aceh pada waktu yang sama dengan kunjungan Menteri KKP, namun sama sekali tidak mendapatkan informasi atau koordinasi dari pihak kementerian.
Khalid mengungkapkan bahwa dirinya mengetahui kehadiran Menteri KKP di Aceh justru dari pemberitaan media.
BACA JUGA:Kemenkes Hentikan Sementara PPDS Mata Unsri di RSMH Palembang Usai Dugaan Perundungan dan Pemerasan
Situasi tersebut, menurutnya, menimbulkan kesan seolah-olah anggota DPR yang menjadi mitra kerja tidak dianggap penting.
“Sebagai anggota Komisi IV yang membidangi perikanan, saya berada di Aceh. Tapi ketika Pak Menteri turun ke lapangan, saya tidak diberi tahu sama sekali. Saya tahu justru dari media,” ujar Khalid dalam rapat.
Ia menambahkan, kondisi tersebut memicu keluhan dari masyarakat.
Sebagai wakil rakyat di daerah pemilihan Aceh, Khalid kerap mendapat pertanyaan langsung dari warga terkait kehadiran pemerintah pusat.