Viral Menu Kering Program MBG di Bekasi, SPPG Klarifikasi Kesalahpahaman dan Tambahkan Menu Pengganti
SPPG Bekasi klarifikasi video viral menu kering Program MBG. Bukan jatah dua hari, sudah dimediasi dan diberi menu pengganti./Kolase Bacakoran.co--Instagram @gobekasi.official
Dalam kesempatan yang sama, Person in Charge (PIC) MI Nurul Anwar, Azizah, menyampaikan permohonan maaf kepada SPPG atas kejadian tersebut.
Ia mengakui bahwa unggahan video wali murid memicu kesalahpahaman karena menyebut menu kering diberikan untuk dua hari.
“Sebelumnya kami memohon maaf kepada pihak SPPG Mustikasari bahwa tindakan dari kejadian ini dari wali murid kami yang mem-posting video bernarasi menu keringan itu dua hari, padahal kenyataannya itu (buat) satu hari. Itu pun saya sudah komunikasi dengan pihak-pihak tersebut,” jelas Azizah.
Azizah menambahkan, para wali murid yang sempat mengunggah video tersebut juga telah melakukan klarifikasi ulang di media sosial.
Mereka menyatakan bahwa menu kering hanya untuk satu hari konsumsi.
Selain itu, pihak SPPG telah memberikan tambahan menu pengganti dan melakukan pemesanan baru sebagai bentuk tanggung jawab.
“Mereka juga sudah mengklarifikasi dan mem-posting kembali apa yang mereka dapatkan. Tadi juga hari ini sudah mendapatkan tambahan menu pengganti hari Sabtu dan sudah dibuat pesanan baru lagi,” lanjutnya.
Isu yang Viral di Media Sosial
BACA JUGA:Saldo Rp 1 Miliar Raib dari Rekening SPPG Bandung Barat Diduga Akibat Phishing, Program MBG Terhenti
Sebelumnya, video yang menampilkan menu kering berupa pisang, ubi ungu, dan kental manis menjadi sorotan publik.
Banyak warganet menilai paket tersebut tidak memenuhi standar gizi seimbang dan bahkan disebut sebagai jatah untuk dua hari.
Narasi tersebut kemudian memicu kritik terhadap pelaksanaan Program MBG di Bekasi.
Namun, klarifikasi dari pihak SPPG dan sekolah menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.
Menu kering hanya diperuntukkan untuk satu hari, sementara di hari yang sama siswa juga menerima menu basah dengan komposisi lebih lengkap.
Evaluasi Program MBG
Ageng menekankan bahwa pihaknya akan terus melakukan evaluasi agar program MBG berjalan sesuai tujuan, yakni memberikan asupan bergizi seimbang bagi peserta didik.