bacakoran.co - besar kembali melanda kabupaten karawang, jawa barat.
hingga rabu (21/1/2026), ketinggian air dilaporkan mencapai 2,5 meter dan merendam ratusan warga di dusun kampek, desa kalangligar, kecamatan telukjambe barat.
kondisi ini memaksa sebagian warga bertahan di rumah panggung, sementara akses evakuasi dan distribusi bantuan semakin sulit.
yang begitu tinggi membuat hampir seluruh aktivitas warga lumpuh.
jalan lingkungan terendam total, perabot rumah tangga rusak, dan sebagian rumah hanya menyisakan atap yang terlihat dari permukaan air.
warga yang tinggal di rumah panggung memilih bertahan karena khawatir meninggalkan harta benda, meski kondisi banjir dinilai semakin berbahaya.
melansir dari video youtube @liputan6, banjir karawang kali ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang terus mengguyur wilayah hulu dan hilir.
debit air sungai meningkat drastis dan meluap ke kawasan permukiman rendah.
arus banjir yang deras juga membawa eceng gondok serta tumpukan sampah, sehingga memperparah situasi dan berpotensi menimbulkan risiko kesehatan bagi warga.
badan penanggulangan bencana daerah (bpbd) karawang mengakui adanya kendala serius dalam proses penyaluran bantuan.
kepala bpbd karawang, usep supriatna, mengatakan distribusi logistik tidak dapat dilakukan secara cepat karena medan yang sulit dijangkau.
“distribusi bantuan logistik terkendala jarak dan genangan air,” ujar usep.
posko bantuan berada sekitar dua kilometer dari lokasi banjir dan hanya bisa ditempuh menggunakan perahu kecil.
meski demikian, bpbd bersama relawan dan aparat setempat terus berupaya menjangkau warga terdampak.
bantuan berupa makanan siap saji, air bersih, dan kebutuhan darurat lainnya mulai didistribusikan secara bertahap.
namun, cuaca yang masih diguyur hujan membuat proses evakuasi dan penyaluran bantuan menjadi penuh tantangan.
pemerintah daerah mengimbau warga untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.
ketinggian air dikhawatirkan masih akan bertambah apabila hujan terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
selain merendam rumah, banjir juga berdampak pada lingkungan sekitar.
sampah dan eceng gondok yang terbawa arus berpotensi menyumbat saluran air dan memperpanjang masa genangan.
warga diimbau tetap waspada terhadap risiko penyakit pascabanjir seperti diare, demam, dan infeksi kulit.
peristiwa banjir setinggi 2,5 meter di karawang ini kembali menjadi pengingat pentingnya pengelolaan sungai, drainase, dan kesiapsiagaan bencana.
sinergi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat sangat dibutuhkan agar dampak banjir dapat diminimalkan dan warga terdampak segera mendapatkan pertolongan maksimal.