Viral Cabut MBG 2 Siswa, Ini Sosok Dewi Ratih Kepala SPPG di Trimulyo Lampung
Dewi Ratih Kepala Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Trimulyo viral setelah stop MBG 2 Siswa--X
Dewi Ratih menyebut dirinya menyarankan agar MBG ditolak saja apabila memang tidak ingin menerima bantuan tersebut.
Keputusan akhir pun diambil oleh pihak orang tua.
Keputusan Penghentian MBG dan Aturan Internal
Menurut penjelasan Dewi Ratih, penghentian MBG bukanlah tindakan sepihak tanpa dasar.
Ia menyebut dalam aturan internal SPPG, terdapat mekanisme sanksi yang memungkinkan pemutusan sementara bantuan bagi siswa maupun sekolah.
"Dan menurut aturan, kami bisa memutus MBG siswa bahkan sekolah, dan untuk anak yang dua ini, sebetulnya dapat setiap hari, dan saya ada buktinya. Kan ada anak-anak yang tidak masuk, dan jatah mereka diberikan ke yang bersangkutan," ungkapnya.
Dalam kasus MBG Trimulyo Lampung, Dewi Ratih mengaku sanksi yang dijatuhkan bersifat sementara, yakni selama satu minggu tanpa pemberian MBG.
Dampak Kritik Medsos terhadap Program MBG Trimulyo Lampung
Dewi Ratih juga menilai kritik yang disampaikan orang tua siswa melalui media sosial telah berdampak negatif terhadap citra dapur SPPG Desa Trimulyo.
Ia menyebut unggahan tersebut merugikan dan mencoreng nama baik pelaksana program.
Kasus Dewi Ratih MBG ini kini menjadi perhatian publik, sekaligus membuka diskusi luas mengenai batasan kritik masyarakat, transparansi program bantuan pemerintah, serta perlindungan hak anak sebagai penerima manfaat.
Hingga saat ini, polemik MBG Trimulyo Lampung masih terus menjadi perbincangan, baik di media sosial maupun ruang publik lokal Lampung.