bacakoran.co - di tengah kesibukan dan godaan yang sering membuat kita terlena, terdapat pesan mendalam yang menjadi pijakan keimanan: "dunia hanya sementara".
ustadzah oki setiana dewi tentang makna kalimat suci "innalillahi wainnailaihi roji'un", yang bukan hanya sebagai ucapan saat duka cita, melainkan juga sebagai pijakan yang mengingatkan kita akan esensi keberadaan manusia.
apa arti sebenarnya "innalillahi wainnailaihi roji'un"?
melansir dari video tiktok @nasyila_kids, menurut penjelasan ustadzah oki setiana dewi, kalimat arab ini memiliki makna harfiah: "sesungguhnya kami adalah milik allah dan kepada-nyalah kami kembali".
di balik kata-katanya yang sederhana tersimpan pemahaman mendasar bahwa setiap makhluk bernyawa adalah milik sang pencipta, dan kembali kepada-nya adalah kepastian yang tidak dapat dihindari.
ustadzah oki juga menekankan bahwa segala sesuatu yang kita anggap sebagai milik sendiri baik itu orang tua, anak-anak, pasangan hidup, maupun harta benda hanyalah pinjaman yang diberikan sementara.
suatu saat nanti, semua itu akan kembali kepada pemilik sejatinya tanpa pemberitahuan atau izin terlebih dahulu.
dunia sebagai tempat singgah, pulanglah yang kepastian
pesan utama yang disampaikan ustadzah oki adalah bahwa dunia bukanlah tujuan akhir kehidupan, melainkan hanya sebagai tempat singgah untuk berlatih dan mengumpulkan bekal untuk kehidupan akhirat.
banyak orang terjebak dalam mengejar kesenangan duniawi yang sementara, sehingga melupakan hal-hal yang abadi dan kekal.
kehilangan yang kita alami sehari-hari, menurut ustadzah oki, bukanlah sesuatu yang hanya membawa kesedihan semata.
sebaliknya, itu adalah cara allah swt mengingatkan kita tentang sifat sementara segala sesuatu di dunia. hanya kasih sayang dan rahmat allah yang abadi dan tidak akan pernah sirna, sehingga kita dianjurkan untuk lebih fokus pada perbuatan baik dan amal ibadah yang akan menjadi bekal abadi.
pesan mendalam yang harus diambil dalam kehidupan sehari-hari
selain sebagai bentuk penerimaan atas ketentuan allah, kalimat "innalillahi wainnailaihi roji'un" juga mengajarkan kita untuk selalu bersyukur dan rendah hati.
ketika menyadari bahwa segala sesuatu adalah titipan, kita akan lebih hati-hati dalam mengelolanya dan tidak mudah sombong karena apa yang kita miliki.
ustadzah oki juga mengajak kita untuk berdoa agar allah swt mengampuni segala kesalahan dan melipatgandakan amal ibadah kita semua.
hal ini menjadi pengingat bahwa hidup duniawi adalah kesempatan emas untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada sang pencipta sebelum waktu yang telah ditentukan tiba.
pemahaman tentang dunia yang sementara dan makna kalimat suci ini diharapkan dapat membantu kita menjalani hidup dengan lebih bijak dan penuh kesadaran akan tujuan akhir kita.
apakah anda sudah mulai menerapkan pesan ini dalam aktivitas sehari-hari anda?