bacakoran.co - adalah momen yang sangat dinanti oleh umat muslim di seluruh dunia, termasuk di indonesia.
bulan penuh berkah ini memberikan kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada allah swt, mendapatkan pahala berlimpah, dan membersihkan diri dari dosa-dosa.
namun, tidak semua orang dapat meraih manfaat maksimal dari ini.
bahkan, ada beberapa kelompok orang yang justru merugi besar saat tiba.
berikut adalah ciri-ciri orang yang merugi saat bulan ramadhan sesuai penjelasan ustadz adi hidayat.
1. tidak shalat atau lalai dalam ibadah
melansir dari video youtube @sebuahkata20, shalat adalah pilar utama agama islam, dan keberadaannya menjadi pondasi bagi ibadah lainnya.
menurut ustadz adi hidayat, orang yang malas atau bahkan meninggalkan shalat selama ramadhan termasuk dalam kelompok yang sangat merugi.
meskipun bulan ramadhan memberikan keutamaan pahala yang dilipatgandakan, puasanya tidak akan memiliki kekuatan jika tidak diimbangi dengan shalat yang khusyuk dan teratur.
tanpa shalat, seluruh ibadah yang dilakukan selama ramadhan akan menjadi tidak sempurna.
banyak orang beranggapan bahwa hanya dengan berpuasa saja sudah cukup, padahal kenyataannya puasa dan shalat saling melengkapi.
shalat menjadi sarana untuk berkomunikasi langsung dengan allah swt, memohon ampunan, dan memohon berkah dalam bulan yang mulia ini.
2. tidak menggunakan waktu ramadhan dengan baik
bulan ramadhan adalah waktu yang sangat berharga, setiap detiknya dapat diisi dengan amalan yang membawa pahala.
namun, tidak sedikit orang yang menghabiskan waktu ramadhan dengan hal-hal yang sia-sia, sehingga mereka merugi kesempatan emas ini.
ustadz adi hidayat menyebutkan beberapa contoh perilaku tersebut, antara lain:
- menonton konten yang tidak bermanfaat: seperti acara televisi, video, atau konten digital lainnya yang tidak memberikan nilai positif, bahkan justru dapat membangkitkan hawa nafsu atau membawa pengaruh buruk.
- bergosip dan membicarakan keburukan orang lain: perilaku ini tidak hanya menyia-nyiakan waktu berharga, tetapi juga dapat merusak hubungan antarumat dan membawa dosa bagi pelakunya.
- tidur sepanjang hari tanpa usaha meningkatkan ibadah: meskipun istirahat yang cukup diperlukan, namun jika tidur dilakukan secara berlebihan dan mengorbankan waktu untuk beribadah, maka hal itu menjadi sesuatu yang merugikan.
pada dasarnya, waktu di bulan ramadhan seharusnya diisi dengan aktivitas yang mendekatkan diri kepada allah swt, seperti membaca al-qur'an, berzikir, berdoa, atau mengikuti kajian agama.
3. kikir dan tidak bersedekah
ramadhan juga menjadi bulan yang sangat dianjurkan untuk berbagi rezeki dengan orang lain.
orang yang memiliki rezeki melimpah tetapi enggan untuk bersedekah kepada fakir miskin, anak yatim, atau orang yang membutuhkan, termasuk dalam kelompok yang merugi saat ramadhan.
ustadz adi hidayat menjelaskan bahwa sedekah di bulan ramadhan memiliki pahala yang luar biasa besar, bahkan dapat membuka pintu rezeki yang lebih luas bagi pelakunya.
sedekah tidak selalu harus dalam bentuk uang tunai, tetapi juga dapat berupa makanan untuk berbuka puasa bersama, pakaian, atau bantuan lainnya yang bermanfaat bagi orang lain.
dengan bersedekah, kita tidak hanya membantu sesama saudara kita yang membutuhkan, tetapi juga mendapatkan keberkahan dalam kehidupan kita sendiri.
bulan ramadhan datang dan pergi setiap tahun, sehingga kita harus bisa memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya agar tidak merugi kesempatan emas untuk mendapatkan berkah dan keberkahan dari allah swt.
apakah anda sudah siap untuk mengisi bulan ramadhan dengan amalan yang penuh makna?