Kapal dengan Penumpang 59 Orang Tenggelam di Halmahera Selatan, 1 Orang Meninggal dan 1 Masih Hilang
Longboat tenggelam di Halmahera Selatan, 59 penumpang dievakuasi, balita tewas, satu hilang, tim SAR lanjutkan pencarian di cuaca ekstrem./Kolase Bacakoran.co--Instagram @medsoszone
Selain korban meninggal dan hilang, tercatat 3 orang mengalami luka-luka dan telah dirujuk untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Mayoritas penumpang lainnya berhasil selamat meski sempat panik saat kapal terbalik.
Data Penumpang
BACA JUGA:Pramono Anung Turunkan Tim Tangani Tanggul Baswedan Jebol yang Tenggelamkan Jatipadang dan Kemang
Berdasarkan pendataan di posko darurat, penumpang berasal dari berbagai daerah, termasuk Ternate, Pigaraja, Wayakuba, Babang, Mandaong, dan KMP Makian.
Dari total 59 orang, terdiri atas 28 laki-laki dan 31 perempuan, dengan rentang usia dari balita hingga remaja.
Petugas posko kesehatan masih melakukan verifikasi data untuk memastikan identitas korban sesuai dengan alamat asal.
Keluarga korban mulai berdatangan ke posko untuk mencari informasi terkait kondisi kerabat mereka.
Tantangan di Lapangan
BACA JUGA: Peran Mbappe Tenggelamkan Karir Bintang Timnas Brasil
BACA JUGA:Viral Aksi Heroik Dede: Wisatawan yang Tewas Saat Selamatkan 2 Remaja Tenggelam di Situ Salawe Garut
Cuaca buruk menjadi kendala utama dalam proses pencarian.
Gelombang tinggi dan angin kencang membuat tim SAR harus menghentikan operasi sementara.
Radius pencarian pun diperluas untuk mengoptimalkan upaya menemukan korban yang masih hilang.
Tim gabungan berkomitmen melanjutkan pencarian dengan memperkuat koordinasi dan menambah peralatan penyelamatan.
Hingga berita ini diturunkan, pencarian terhadap Dr. Wildan masih berlangsung.