bacakoran.co

Mayat Perempuan Ditemukan Mengambang di Kali Pesanggrahan, Warga Kebon Jeruk Geger

Mayat Perempuan Ditemukan Mengambang di Kali Pesanggrahan, Warga Kebon Jeruk Geger--

BACAKORAN.CO - Warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat perempuan yang mengambang di aliran Kali Pesanggrahan, tepatnya di kawasan Jalan Pilar Raya, pada Minggu, 25 Januari 2026.

Penemuan tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar yang berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian.

Mayat perempuan itu pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan kali bernama Feri Hartono sekitar pukul 10.00WIB.

Saat itu, Feri tengah menjalankan rutinitas membersihkan sampah yang menumpuk di aliran sungai.

BACA JUGA:Dua Polisi Gugur Saat Bertugas Menuju Lokasi Longsor Cisarua, Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Anumerta

Menurut pengakuan Feri, awalnya ia tidak langsung menyadari bahwa yang dilihatnya adalah tubuh manusia.

Dari kejauhan, hanya bagian kaki yang terlihat mencuat di permukaan air, sementara tubuh korban tertutup tumpukan sampah.

“Awalnya cuma kelihatan kakinya saja. Badannya ketutup sampah, jadi sempat ragu,” ujar Feri saat ditemui di lokasi.

Menyadari temuannya bukan hal biasa, Feri segera melaporkan kejadian tersebut kepada atasannya agar diteruskan ke pihak berwajib.

BACA JUGA:Penampilan Rina Nose Disorot, Isu Operasi Plastik Kembali Jadi Perbincangan Netizen

Tak berselang lama, aparat kepolisian dari Polsek Kebon Jeruk bersama tim identifikasi tiba di lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Petugas kemudian mengevakuasi jenazah dari aliran kali dan membawanya ke rumah sakit untuk proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.

Saat proses evakuasi berlangsung, seorang pria yang diduga merupakan suami korbanterlihat hadir di lokasi.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui berinisial SP (38), warga Kembangan, Jakarta Barat.

Mayat Perempuan Ditemukan Mengambang di Kali Pesanggrahan, Warga Kebon Jeruk Geger

Melly

Melly


bacakoran.co - warga kebon jeruk, jakarta barat, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat perempuan yang mengambang di aliran kali pesanggrahan, tepatnya di kawasan jalan pilar raya, pada minggu, 25 januari 2026.

penemuan tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar yang berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian.

mayat perempuan itu pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan kali bernama feri hartono sekitar pukul 10.00wib.

saat itu, feri tengah menjalankan rutinitas membersihkan sampah yang menumpuk di aliran sungai.

menurut pengakuan feri, awalnya ia tidak langsung menyadari bahwa yang dilihatnya adalah tubuh manusia.

dari kejauhan, hanya bagian kaki yang terlihat mencuat di permukaan air, sementara tubuh korban tertutup tumpukan sampah.

“awalnya cuma kelihatan kakinya saja. badannya ketutup sampah, jadi sempat ragu,” ujar feri saat ditemui di lokasi.

menyadari temuannya bukan hal biasa, feri segera melaporkan kejadian tersebut kepada atasannya agar diteruskan ke pihak berwajib.

tak berselang lama, aparat kepolisian dari polsek kebon jeruk bersama tim identifikasi tiba di lokasi untuk melakukan penanganan awal.

petugas kemudian mengevakuasi jenazah dari aliran kali dan membawanya ke rumah sakit untuk proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.

saat proses evakuasi berlangsung, seorang pria yang diduga merupakan suami korbanterlihat hadir di lokasi.

dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui berinisial sp (38), warga kembangan, jakarta barat.

berdasarkan keterangan keluarga, korban telah tidak pulang ke rumah selama tiga hari sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia di aliran sungai.

penemuan mayat di kali pesanggrahan ternyata bukan kejadian yang pertama kali terjadi.

feri mengaku, selama bertugas sebagai petugas kebersihan kali, ia sudah beberapa kali menemukan jasad manusiamengambang di lokasi tersebut.

“kalau di kali ini, bukan sekali dua kali. sudah sering kejadian seperti ini,” ungkapnya.

kondisi kali pesanggrahan yang dipenuhi sampah dan memiliki arus air yang cukup tenang di beberapa titik disebut kerap menjadi lokasi tempat jasad terjebak dan sulit terlihat dari permukaan.

hingga kini, pihak polsek kebon jeruk masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban.

polisi belum dapat memastikan apakah korban meninggal akibat kecelakaan, tindak kriminal, atau faktor lainnya.

sejumlah langkah penyelidikan tengah dilakukan, mulai dari pemeriksaan saksi, pengumpulan bukti di sekitar lokasi, hingga menunggu hasil autopsi dan visum dari pihak medis.

pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait aktivitas korban sebelum dinyatakan hilang agar segera melapor untuk membantu proses pengungkapan kasus ini.

penemuan ini sempat memicu keresahan warga sekitar.

namun, aparat kepolisian meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan.

kasus ini menambah daftar panjang temuan jenazah di aliran sungai wilayah jakarta barat, sekaligus menjadi pengingat pentingnya pengawasan lingkungan serta respons cepat terhadap laporan warga.

pihak kepolisian berjanji akan mengusut kasus ini secara tuntas demi memberikan kejelasan bagi keluarga korban dan menjaga rasa aman masyarakat.

Tag
Share