Usai Juara Daihatsu Indonesia Masters 2026, Alwi Farhan Kejar Kepantasan Tampil di Olimpiade
Alwi Farhan menjadi yang terbaik di Tunggal Putra pada Daihatsu Indonesia Masters 2026-pbsi-
BACAKORAN.CO - Alwi Farhan tidak puas diri usai juara di Daihatsu Indonesia Masters 2026. Tunggal putra Indonesia itu kini membidik tiket Olimpiade 2028.
Tiket Olimpiade menjadi bidikan utama selain menargetkan turnamen-turnamen bergengsi dunia serta berambisi membela Indonesia di ajang multievent.
“Ke depan tentu kami mengejar turnamen level 750 dan 1000, seperti All England, Kejuaraan Dunia, Asian Games, hingga Olimpiade," terang Alwi.
"Target jangka pendek sudah mulai dibidik dari sekarang agar bisa memantaskan diri tampil di Olimpiade,” lanjutnya.
Alwi juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan kariernya. Ia menyebut orang tua menjadi sosok pertama yang ingin ia hubungi setelah memastikan gelar juara.
BACA JUGA:Raymond/Joaqin Harapan Indonesia di Ganda Putra Daihatsu Indonesia Masters 2026
“Alhamdulillah, saya bisa berada di sini atas izin Allah. Banyak perjuangan, rasa sakit, darah, dan air mata yang saya lalui untuk berdiri di podium tertinggi," jelasnya.
"Terima kasih kepada pelatih saya, Pak Hary, Koh Indra, Pak Agus, teman-teman, psikolog, serta PBSI dan seluruh tim pendukung yang membantu selama persiapan hingga turnamen ini. Gelar ini saya persembahkan untuk semuanya, terutama kedua orang tua saya,” lanjutnya.
Alwi Farhan menjaid satu-satunya wakil Indonesia yang mampu juara di Daihatsu Indonesia Masters 2026. Alwi juara usai kalahkan wakil Thailand, Panitchapon Teeraratsakul, pada partai final yang digelar di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (25/1).

Alwi Farhan tampil luar biasa di final Daihatsu Indonesia Masters 2026-pbsi-
Pada laga puncak tersebut, Alwi menunjukkan dominasi penuh dan memastikan kemenangan dua gim langsung dengan skor telak 21-5, 21-6. Gelar ini menjadi pencapaian istimewa bagi Alwi.
Usai pertandingan, Alwi mengungkapkan bahwa dirinya berusaha memaksimalkan seluruh kemampuan yang dimiliki, terlebih karena laga final dimainkan di Istora GBK yang memiliki nilai historis bagi dunia bulu tangkis Indonesia.
BACA JUGA:Daihatsu Indonesia Masters 2026: Tantang Thailand di Final, Alwi Merinding Dipanggil Penonton
“Strateginya tidak jauh berbeda. Saya hanya memaksimalkan apa yang saya mampu. Lawan terlihat bermain di bawah tekanan, terutama karena atmosfer pertandingan yang sangat seru. Saya beruntung memiliki dukungan penonton Indonesia yang luar biasa,” ujar Alwi.