bacakoran.co

Polisi Dalami Kematian Lula Lahfah, 6 Saksi Sudah Diperiksa!

Polisi Dalami Kematian Lula Lahfah, 6 Saksi Sudah Diperiksa--CNN Indonesia

BACA JUGA:Sidang Chromebook Memanas: Kubu Nadiem Tuduh Saksi Ditekan Saat Penyidikan , JPU Bantah

"Saat ini kami masih mendalami. Dalam penyelidikan kami memastikan apakah ada peristiwa pidana. Kami maksimalkan berdasarkan fakta-fakta yang ada dengan scientific investigation," tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan asumsi liar di media sosial.

"Kami harap tidak ada misinformasi yang menimbulkan asumsi-asumsi di masyarakat," bebernya.  

Sebelumnya, Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia pada Jumat, 23 Januari 2026, sekitar pukul 18.44 WIB oleh petugas keamanan apartemen.

BACA JUGA:Tak Ada Kejutan, Hampir Semua Pejabat Prabumulih yang Dilantik Sebelumnya Pelaksana Tugas

BACA JUGA:Banjir Tak Kunjung Surut! Warga Periuk Damai Tangerang Terpaksa Bertahan di Pengungsian

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, membenarkan penemuan tersebut.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Fatmawati untuk penanganan lebih lanjut.

Hingga kini, polisi masih melakukan olah TKP guna mendalami penyebab serta kronologi peristiwa yang menimpa sang influencer.  

Polisi Dalami Kematian Lula Lahfah, 6 Saksi Sudah Diperiksa!

Ayu

Ayu


bacakoran.co - polres metro jakarta selatan terus mendalami kasus meninggalnya influencer muda lula lahfah yang ditemukan tak bernyawa di apartemennya kawasan dharmawangsa, jakarta selatan.

peristiwa ini menimbulkan perhatian publik yang cukup besar, mengingat korban dikenal luas di media sosial dan memiliki banyak pengikut.

hingga kini, pihak kepolisian masih berupaya mengurai fakta-fakta di balik tragedi tersebut dengan pendekatan penyelidikan yang profesional dan berbasis scientific investigation.  

kasatreskrim polres metro jakarta selatan, akbp iskandarsyah, menyampaikan bahwa pihaknya telah memeriksa enam orang saksi serta mengamankan sejumlah barang bukti yang saat ini masih menjalani uji laboratorium forensik.

"pertama-tama kami turut berdukacita yang mendalam kepada keluarga saudari ll. setelah menerima laporan dari masyarakat, kami langsung melaksanakan olah tkp secara profesional dengan melibatkan stakeholder terkait," ujarnya kepada awak media, senin 26 januari 2026.  

menurut iskandarsyah, penyidik telah melakukan klarifikasi terhadap saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian.

dari keterangan saksi tersebut, polisi mulai mendapatkan gambaran alur peristiwa yang terjadi sebelum korban ditemukan meninggal.

"dari saksi-saksi tersebut kami mendapatkan alur cerita dan barang bukti di tkp juga sudah kami amankan. beberapa masih membutuhkan keterangan dari laboratorium forensik," tambahnya.  

enam saksi yang diperiksa termasuk pihak rumah sakit, mengingat korban diketahui memiliki riwayat gangguan kesehatan.

"sampai saat ini kami sudah mengklarifikasi enam saksi yang ada di tkp. selain itu, kami juga koordinasi dengan pihak rumah sakit untuk mengklarifikasi kondisi kesehatan saudari ll," jelasnya.

polisi menekankan bahwa proses penyelidikan membutuhkan waktu agar hasilnya maksimal dan objektif.

"kami butuh waktu agar bisa bekerja profesional sehingga dapat memberikan fakta yang sebenarnya," tegasnya.  

terkait keberadaan pacar korban, reza arap (ra), polisi memastikan akan melakukan klarifikasi.

berdasarkan keterangan saksi, ra disebut berada di lokasi saat kejadian.

"ada keterangan bahwa pacarnya berada di tkp. oleh karena itu kami tetap melakukan klarifikasi. saudara ra kooperatif dan akan hadir untuk pemeriksaan di polres metro jakarta selatan," terang iskandarsyah.  

selain memeriksa saksi, penyidik juga telah meneliti barang bukti dan rekaman cctv.

"kami sudah mengecek barang bukti maupun cctv yang ada dan tidak ditemukan indikasi yang menghilangkan nyawa korban," ujarnya.

meski begitu, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari dokter serta uji laboratorium terhadap sejumlah barang bukti.

"ada beberapa barang bukti yang akan kami sampaikan saat rilis resmi karena masih dalam proses uji labfor," tambahnya.  

iskandarsyah menegaskan bahwa penyelidikan dilakukan dengan pendekatan scientific investigation untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana.

"saat ini kami masih mendalami. dalam penyelidikan kami memastikan apakah ada peristiwa pidana. kami maksimalkan berdasarkan fakta-fakta yang ada dengan scientific investigation," tegasnya.

ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan asumsi liar di media sosial.

"kami harap tidak ada misinformasi yang menimbulkan asumsi-asumsi di masyarakat," bebernya.  

sebelumnya, lula lahfah ditemukan meninggal dunia pada jumat, 23 januari 2026, sekitar pukul 18.44 wib oleh petugas keamanan apartemen.

kabid humas polda metro jaya, kombes budi hermanto, membenarkan penemuan tersebut.

jenazah korban kemudian dievakuasi ke rs fatmawati untuk penanganan lebih lanjut.

hingga kini, polisi masih melakukan olah tkp guna mendalami penyebab serta kronologi peristiwa yang menimpa sang influencer.  

Tag
Share