Denza B5 Resmi Masuk Indonesia, SUV Offroad Hybrid Tenaga 680 HP: Siap Jadi Saingan Fortuner dan Pajero
Denza B5 SUV Offroad Hybrid Premium Ini Siap Mengacak Fortuner dan Pajero di Indonesia--AI
Mobil ini mengusung sistem Plug-in Hybrid (PHEV) yang mengombinasikan mesin bensin 1.5 liter turbo dengan dua motor listrik dan baterai berkapasitas besar.
Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga gabungan lebih dari 680 hp dan torsi mencapai 760 Nm.
Angka ini menempatkan SUV offroad hybrid premium ini sejajar dengan SUV performa tinggi kelas dunia.
Tenaga besar tersebut disalurkan ke sistem penggerak Electric All-Wheel Drive (e-AWD) yang dirancang untuk melibas berbagai medan ekstrem, mulai dari lumpur, bebatuan, hingga tanjakan curam.
Siap Offroad Ekstrem, Tapi Tetap Mewah
Meski identik dengan dunia petualangan, Denza B5 tidak mengorbankan kenyamanan.
BACA JUGA:Suzuki Carry Minivan 2026, Pilihan Rasional untuk Travel Antar-Kota dengan Harga Kompetitif
Secara visual tampilannya sangat maskulin dengan desain bodi kotak, ground clearance tinggi, grille besar, serta lampu LED modern yang mempertegas karakter SUV sejati.
Masuk ke interior, nuansa langsung berubah menjadi mewah dan futuristik.
Kabin SUV offroad hybrid premium ini dipenuhi material berkualitas tinggi, layar infotainment besar, panel instrumen digital serta sistem infotainment pintar khas BYD.
Fitur ADAS Lengkap, Teknologi Jadi Nilai Jual Utama
Denza B5 juga dilengkapi teknologi keselamatan canggih atau ADAS (Advanced Driver Assistance System).
Fitur seperti adaptive cruise control, lane keeping assist, hingga sistem pengereman otomatis sudah tersedia.
Hal ini menunjukkan bahwa SUV offroad hybrid premium ini tidak hanya mengandalkan tampilan gagah dan tenaga besar, tetapi juga mengedepankan keamanan dan kenyamanan berkendara, baik di jalan raya maupun jalur ekstrem.
Peluang Denza B5 Masuk Indonesia Makin Besar
Pernyataan Le Shuelia, General Manager BYD Asia Pacific, menjadi sinyal terkuat bahwa Denza B5 benar-benar dipertimbangkan untuk Indonesia.
Bahkan unit global yang ditampilkan di fasilitas BYD dilaporkan sudah menggunakan setir kanan, indikasi kuat untuk pasar seperti Indonesia.