bacakoran.co

IHSG Terjun Bebas! Ketua OJK dan 2 Petinggi Mundur di Tengah Gejolak Pasar, Ini Alasannya

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar bersama Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Inarno Djajadi di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (29/1/2026).--Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto

“Sehubungan dengan hal tersebut, pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Ketua Dewan Komisioner, PMDK, dan DKTK untuk sementara waktu akan dijalankan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan tata kelola yang berlaku,” jelas OJK.

Langkah pengunduran diri ini terjadi di tengah tekanan signifikan terhadap pasar modal domestik.

BACA JUGA:Fakta Baru Ressa Rizky Rossano, Tante Ratih Bongkar Intimidasi 24 Tahun Lalu

BACA JUGA:Terpantau Licin, Jurist Tan Sang Buron Diduga Pindah WN, Kejagung Siapkan Pasal Perintangan, Begini!

Dalam dua hari perdagangan sebelumnya, IHSG mengalami penurunan tajam yang sempat memicu penghentian perdagangan sementara (trading halt).

Pada perdagangan Rabu (28/1/2026), IHSG ditutup melemah 7,35 persen ke level 8.320.

Tekanan berlanjut pada Kamis (29/1/2026), ketika indeks sempat terperosok hingga ke level 7.481 sebelum akhirnya ditutup di level 8.232.

Tekanan terhadap pasar saham Indonesia tidak terlepas dari sentimen global.

Salah satu faktor utama adalah keputusan penyedia indeks global MSCI yang membekukan sementara perlakuan indeks terhadap saham-saham Indonesia.

BACA JUGA:Merespons Prediksi BMKG Terkait Perubahan Pola Curah Hujan, Begini Langkah Mentan Amran

BACA JUGA:Kapolresta Sleman Dinonaktifkan! Polemik Kasus Hogi Minaya Picu Evaluasi Besar Polri

Kebijakan tersebut mencakup pembekuan kenaikan bobot saham, penghentian penambahan emiten baru ke dalam indeks, serta tidak adanya kenaikan kelas saham di seluruh segmen indeks MSCI.

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran di kalangan pelaku pasar dan investor, mengingat kebijakan MSCI kerap menjadi rujukan utama bagi investor institusi global dalam menentukan alokasi portofolio.

Tekanan jual yang terjadi secara masif pun berdampak langsung terhadap pergerakan IHSG.

Pada perdagangan Jumat (30/1/2026), IHSG mulai menunjukkan perbaikan dan ditutup menguat 1,18 persen di level 8.329.

IHSG Terjun Bebas! Ketua OJK dan 2 Petinggi Mundur di Tengah Gejolak Pasar, Ini Alasannya

Yudha IP

Yudha IP


bacakoran.co -  mengumumkan pengunduran diri sejumlah pimpinan puncaknya di tengah tekanan berat yang melanda pasar modal indonesia.

ketua dewan komisioner ojk mahendra siregar bersama dua pejabat tinggi lainnya resmi mengundurkan diri pada jumat (30/1/2026), menyusul anjloknya dalam dua hari perdagangan berturut-turut.

selain mahendra siregar, pejabat ojk yang turut mengundurkan diri adalah kepala eksekutif pengawas pasar modal, keuangan derivatif, dan bursa karbon (pmdk) inarno djajadi serta deputi komisioner pengawas emiten, transaksi efek, pemeriksaan khusus, keuangan derivatif, dan bursa karbon (dktk) i.b. aditya jayaantara.

pengunduran diri tersebut dilakukan bertepatan dengan langkah direktur utama pt iman rachman yang lebih dahulu melepas jabatannya pada hari yang sama.

keputusan tersebut muncul di tengah gejolak pasar modal nasional yang dipicu oleh tekanan eksternal dan penurunan tajam indeks saham.

otoritas jasa keuangan menyatakan bahwa pengunduran diri tersebut telah disampaikan secara resmi dan akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

ojk menegaskan bahwa langkah ini dilakukan dengan tetap mengacu pada mekanisme perundang-undangan guna menjaga kepastian hukum dan stabilitas kelembagaan.

“pengunduran diri tersebut telah disampaikan secara resmi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan akan diproses lebih lanjut sesuai mekanisme yang diatur dalam undang-undang nomor 21 tahun 2011 tentang otoritas jasa keuangan sebagaimana telah diperkuat oleh undang-undang nomor 4 tahun 2023 tentang penguatan dan pengembangan sektor keuangan (uu p2sk),” ungkap ojk dalam keterangan tertulisnya, jumat (30/1/2026).

ojk juga memastikan bahwa pengunduran diri sejumlah pimpinan tersebut tidak mengganggu pelaksanaan fungsi pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan.

untuk sementara waktu, pelaksanaan tugas dan tanggung jawab pimpinan yang mengundurkan diri akan dijalankan sesuai ketentuan dan tata kelola yang berlaku.

“sehubungan dengan hal tersebut, pelaksanaan tugas dan tanggung jawab ketua dewan komisioner, pmdk, dan dktk untuk sementara waktu akan dijalankan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan tata kelola yang berlaku,” jelas ojk.

langkah pengunduran diri ini terjadi di tengah tekanan signifikan terhadap pasar modal domestik.

dalam dua hari perdagangan sebelumnya, ihsg mengalami penurunan tajam yang sempat memicu penghentian perdagangan sementara (trading halt).

pada perdagangan rabu (28/1/2026), ihsg ditutup melemah 7,35 persen ke level 8.320.

tekanan berlanjut pada kamis (29/1/2026), ketika indeks sempat terperosok hingga ke level 7.481 sebelum akhirnya ditutup di level 8.232.

tekanan terhadap pasar saham indonesia tidak terlepas dari sentimen global.

salah satu faktor utama adalah keputusan penyedia indeks global msci yang membekukan sementara perlakuan indeks terhadap saham-saham indonesia.

kebijakan tersebut mencakup pembekuan kenaikan bobot saham, penghentian penambahan emiten baru ke dalam indeks, serta tidak adanya kenaikan kelas saham di seluruh segmen indeks msci.

kondisi tersebut memicu kekhawatiran di kalangan pelaku pasar dan investor, mengingat kebijakan msci kerap menjadi rujukan utama bagi investor institusi global dalam menentukan alokasi portofolio.

tekanan jual yang terjadi secara masif pun berdampak langsung terhadap pergerakan ihsg.

pada perdagangan jumat (30/1/2026), ihsg mulai menunjukkan perbaikan dan ditutup menguat 1,18 persen di level 8.329.

meski demikian, volatilitas pasar masih tergolong tinggi dan sentimen investor dinilai belum sepenuhnya pulih.

ojk menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas sistem keuangan nasional serta kepercayaan publik dan pelaku industri jasa keuangan.

melalui penerapan prinsip tata kelola yang baik, transparansi, dan akuntabilitas, ojk menyatakan akan memastikan seluruh proses kelembagaan tetap berjalan sesuai ketentuan.

pengunduran diri sejumlah pimpinan ojk ini menjadi salah satu peristiwa penting dalam dinamika pengawasan sektor keuangan nasional.

di tengah tantangan pasar yang masih berlanjut, perhatian publik kini tertuju pada langkah konsolidasi dan kebijakan lanjutan yang akan diambil guna menjaga stabilitas pasar modal indonesia.

Tag
Share