Lantai 2 Tangsi Belanda Siak Riau Ambruk, 9 Anak dan Guru Alami Luka
Bangunan bersejarah Tangsi Belanda di Siak roboh saat kunjungan sekolah, belasan pelajar dan guru terluka, polisi lakukan penyelidikan dan penutupan./Kolase Bacakoran.co--Instagram @bengaklisku
BACAKORAN.CO – Peristiwa memilukan terjadi di kawasan cagar budaya Tangsi Belanda, Kampung Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, pada Sabtu (31/1/2026).
Bagian bangunan bersejarah yang selama ini menjadi destinasi wisata edukasi mendadak roboh ketika rombongan pelajar tengah melakukan kunjungan.
Akibatnya, belasan anak sekolah bersama guru dan pemandu wisata mengalami luka-luka dan harus mendapat perawatan medis.
Kronologi Kejadian
Sekitar pukul 08.49 WIB, rombongan dari SDIT Baitul Ridho yang terdiri atas 55 murid dan 12 guru tiba di lokasi untuk melakukan wisata edukasi.
Mereka dipandu berkeliling area Tangsi Belanda, termasuk menuju lantai dua bangunan yang terbuat dari kayu tua.
Kepala Bidang Destinasi dan Promosi Disbudparpora Siak, Paula Chandra, menjelaskan bahwa dirinya menerima laporan sekitar pukul 10.00 WIB.
“Benar roboh tangganya, memang konstruksinya terbuat dari kayu dan kemungkinan kayu itu lapuk karena anai-anai, sekitar dua atau tiga keping papan yang ambruk,” ujarnya.
BACA JUGA:Tragedi Longsor di Sumedang: Tebing Ambruk Proyek TPT Lapangan Mini Soccer, 4 Korban Meninggal!
BACA JUGA:Cuaca Ekstrem! Hujan Es Mendadak Turun di Pasuruan, Warga Sempat Panik
Menurut keterangan, saat rombongan hendak naik ke lantai dua, bagian tangga kayu yang dipijak beberapa anak mendadak patah. Mereka terjatuh bersama guru yang mendampingi.
“Kayu itu mungkin lapuk dan tak kuat menahan beban, anak-anak dan guidenya ikut jatuh ke bawah, tinggi dari atas ke bawah sekitar 3 meter. Laporannya sementara ada empat anak yang terluka akibat itu, tapi tak ada korban jiwa,” tambah Paula.
Namun, laporan dari BPBD Siak menyebutkan jumlah korban lebih banyak.
Kepala BPBD Siak, Novendra Kasmara, menegaskan bahwa ada sembilan anak yang mengalami luka-luka dan langsung dibawa ke RSUD Tengku Rafian.
Versi Kepolisian
Keterangan berbeda datang dari Polres Siak. Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Isryam Siregar menyampaikan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 09.45 WIB, tepat ketika rombongan berada di salah satu ruangan lantai dua.