bacakoran.co

Cuaca Ekstrem! KM Maligano Star Tenggelam di Perairan Muna, 32 Penumpang dan Kru Berhasil Dievakuasi Selamat

KM Maligano Star tenggelam di perairan Muna akibat gelombang tinggi. Seluruh penumpang dan kru selamat, namun muatan termasuk 8 motor ikut karam./kolase Bacakoran.co--Instagram @feedgramindo

BACAKORAN.CO – Peristiwa tenggelamnya kapal cepat KM Maligano Star yang melayani rute Raha–Maligano pada Minggu (1/2/2026) sore menjadi perhatian besar masyarakat. 

Kapal tersebut karam di perairan Desa Pohorua, Kecamatan Maligano, Kabupaten Muna, setelah dihantam gelombang tinggi sekitar pukul 17.30 WITA. 

Meski kapal beserta muatannya tenggelam, seluruh penumpang dan awak berhasil diselamatkan.

Kronologi Kejadian

Kasi Humas Polres Muna, IPDA Muhammad Jufri, menjelaskan bahwa insiden bermula ketika kapal melintasi area Tanjung Desa Pohorua dalam kondisi cuaca buruk. 

Berdasarkan keterangan salah satu anak buah kapal (ABK) bernama Akram, angin kencang memicu gelombang besar yang berulang kali menghantam badan kapal.

BACA JUGA:Kapal dengan Penumpang 59 Orang Tenggelam di Halmahera Selatan, 1 Orang Meninggal dan 1 Masih Hilang

BACA JUGA:Tanggul Kali Angke Jebol! Ratusan Rumah di Tangerang Tenggelam, Warga Panik Mengungsi

Kerasnya hantaman ombak membuat air laut masuk ke kamar mesin dalam jumlah besar. 

Akibatnya, sistem penggerak mengalami kerusakan fatal hingga mesin kapal mati total. 

“Seluruh penumpang yang berjumlah 28 orang serta empat kru kapal, termasuk motoris, dinyatakan selamat dan telah dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar Jufri.

Dengan mesin yang tidak berfungsi, KM Maligano Star kehilangan kendali dan terombang-ambing di tengah laut. 

Tak lama kemudian, kapal mulai karam dan akhirnya tenggelam bersama muatannya, termasuk delapan unit kendaraan roda dua milik penumpang.

Evakuasi Penumpang

Tim evakuasi bergerak cepat menyelamatkan seluruh penumpang dan kru. 

Sebanyak 32 orang berhasil diamankan, terdiri dari 28 penumpang dan 4 awak kapal. 

Cuaca Ekstrem! KM Maligano Star Tenggelam di Perairan Muna, 32 Penumpang dan Kru Berhasil Dievakuasi Selamat

Rida Satriani

Rida Satriani


bacakoran.co – peristiwa tenggelamnya kapal cepat km maligano star yang melayani rute raha–maligano pada minggu (1/2/2026) sore menjadi perhatian besar masyarakat. 

kapal tersebut karam di perairan desa pohorua, kecamatan maligano, kabupaten muna, setelah dihantam gelombang tinggi sekitar pukul 17.30 wita. 

meski kapal beserta muatannya tenggelam, seluruh penumpang dan awak berhasil diselamatkan.

kronologi kejadian

kasi humas polres muna, ipda muhammad jufri, menjelaskan bahwa insiden bermula ketika kapal melintasi area tanjung desa pohorua dalam kondisi cuaca buruk. 

berdasarkan keterangan salah satu anak buah kapal (abk) bernama akram, angin kencang memicu gelombang besar yang berulang kali menghantam badan kapal.

kerasnya hantaman ombak membuat air laut masuk ke kamar mesin dalam jumlah besar. 

akibatnya, sistem penggerak mengalami kerusakan fatal hingga mesin kapal mati total. 

“seluruh penumpang yang berjumlah 28 orang serta empat kru kapal, termasuk motoris, dinyatakan selamat dan telah dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar jufri.

dengan mesin yang tidak berfungsi, km maligano star kehilangan kendali dan terombang-ambing di tengah laut. 

tak lama kemudian, kapal mulai karam dan akhirnya tenggelam bersama muatannya, termasuk delapan unit kendaraan roda dua milik penumpang.

evakuasi penumpang

tim evakuasi bergerak cepat menyelamatkan seluruh penumpang dan kru. 

sebanyak 32 orang berhasil diamankan, terdiri dari 28 penumpang dan 4 awak kapal. 

mereka segera dibawa ke puskesmas maligano untuk mendapatkan penanganan medis.

menurut laporan kepolisian, 22 korban dalam kondisi stabil setelah mendapat perawatan. 

namun, dua orang sempat membutuhkan bantuan oksigen karena mengalami sesak napas saat kejadian. 

selebihnya, korban dilaporkan dalam keadaan baik.

“semua penumpang dan kru berhasil diamankan,” kata iptu jufri menegaskan.

kerugian materiil

selain kapal yang tenggelam, kerugian materiil cukup besar dialami penumpang. 

delapan unit sepeda motor yang dibawa di atas kapal ikut karam bersama badan kapal. 

hingga kini, belum ada laporan mengenai upaya pengangkatan kendaraan tersebut dari dasar laut.

imbauan keselamatan

polres muna mengingatkan masyarakat dan penyedia jasa transportasi laut agar lebih waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem. 

“kami meminta para nelayan dan motoris kapal untuk selalu memperhatikan standar keselamatan pelayaran serta memantau informasi cuaca resmi demi mencegah terulangnya kecelakaan serupa,” ujar jufri.

pihak kepolisian juga menegaskan pentingnya menunda aktivitas pelayaran apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan, mengingat potensi hujan lebat dan angin kencang masih membayangi wilayah pesisir kabupaten muna.

Tag
Share