bacakoran.co

Ketegangan AS–Iran Kian Memanas! Trump Tanggapi Ancaman Khamenei soal Perang Regional

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan Presiden AS Donald Trump di tengah meningkatnya ketegangan AS–Iran terkait potensi konflik regional.--FOTO: AFP

Demonstrasi yang awalnya dipicu tekanan ekonomi, inflasi tinggi, serta melemahnya nilai mata uang rial, berkembang menjadi aksi anti-pemerintah yang lebih luas.

Pemerintah Iran menuding adanya campur tangan asing di balik kerusuhan tersebut, sementara negara-negara Barat menyoroti respons aparat keamanan Iran.

Situasi ini membuat kawasan Timur Tengah berada dalam kondisi rawan.

Iran memiliki posisi strategis, termasuk kedekatannya dengan jalur pelayaran vital seperti Selat Hormuz, yang menjadi urat nadi perdagangan energi global.

BACA JUGA:2 Tentara AS Gugur dalam Serangan ISIS di Suriah, Trump Tegaskan Balasan Keras

BACA JUGA:Thailand Masih Luncurkan Serangan Udara ke Kamboja, Meski Trump Klaim Konflik Telah Berakhir

Setiap eskalasi konflik berpotensi berdampak luas terhadap stabilitas kawasan dan perekonomian dunia.

Hingga kini, komunitas internasional terus mencermati arah kebijakan Washington dan Teheran.

Jalur diplomasi masih dianggap sebagai opsi utama untuk meredakan ketegangan.

Namun, dengan meningkatnya tekanan militer dan pernyataan keras dari kedua pihak, risiko konflik terbuka di Timur Tengah dinilai belum sepenuhnya dapat dikesampingkan.

Ketegangan AS–Iran Kian Memanas! Trump Tanggapi Ancaman Khamenei soal Perang Regional

Yudha IP

Yudha IP


bacakoran.co - hubungan amerika serikat (as) dan iran kembali berada dalam sorotan internasional setelah presiden as donald trump menanggapi peringatan keras pemimpin tertinggi ayatollah ali khamenei terkait potensi .

adu pernyataan kedua pemimpin tersebut mencerminkan meningkatnya tensi di kawasan, di tengah tekanan militer, kebuntuan diplomasi, dan situasi domestik iran yang bergejolak.

merespons peringatan khamenei dengan menyatakan bahwa ancaman tersebut bukanlah hal yang mengejutkan.

saat berbicara kepada awak media di mar-a-lago, florida, trump menilai pernyataan pemimpin tertinggi iran itu sebagai respons yang dapat diperkirakan.

“tentu saja dia akan mengatakan itu,” kata trump ke awak media di mar-a-lago, florida, dikutip anadolu agency, minggu (1/2/2026).

meski demikian, trump tetap menegaskan bahwa amerika serikat masih membuka peluang penyelesaian melalui jalur diplomasi.

ia menyatakan harapannya agar washington dan teheran dapat mencapai kesepakatan, terutama terkait program nuklir iran yang selama ini menjadi sumber utama ketegangan kedua negara.

“semoga kita bisa mencapai kesepakatan. jika kita tidak mencapai kesepakatan, maka kita akan mengetahui apakah dia benar atau tidak,” lanjut trump.

pernyataan tersebut disampaikan di tengah langkah amerika serikat yang terus meningkatkan tekanan terhadap iran.

dalam beberapa pekan terakhir, washington mengonfirmasi pengerahan kapal induk dan kapal perang ke kawasan timur tengah.

langkah ini dinilai sebagai bentuk unjuk kekuatan sekaligus sinyal keseriusan as dalam menghadapi kemungkinan gagalnya jalur diplomasi.

sebelumnya, pemimpin tertinggi iran ayatollah ali khamenei memperingatkan amerika serikat (as) agar tidak melancarkan serangan terhadap iran.

ia menilai rangkaian aksi protes yang terjadi belakangan sebagai upaya menggoyahkan stabilitas negara, dan menilai tindakan militer as berisiko memicu konflik berskala luas di kawasan.

“mereka harus tahu bahwa jika mereka memulai perang kali ini, itu akan menjadi perang regional,” ujar pemimpin tertinggi iran ali khamenei, dilansir al-jazeera.

pernyataan tersebut disampaikan khamenei di tengah meningkatnya kehadiran militer amerika serikat di kawasan timur tengah.

ia menyoroti langkah washington yang kembali mengerahkan kapal perang sebagai bagian dari tekanan politik dan militer terhadap teheran.

“sekarang orang ini (trump) pun terus mengklaim ‘kami membawa kapal perang’ dan sebagainya,” ucap khamenei.

dalam kesempatan yang sama, khamenei juga menekankan pentingnya ketahanan nasional di tengah meningkatnya tensi dengan amerika serikat.

ia menilai stabilitas internal dan sikap tenang masyarakat menjadi faktor kunci dalam menghadapi tekanan eksternal.

“bangsa iran tidak boleh takut. rakyat kami tidak akan terpengaruh oleh ancaman-ancaman seperti itu,” sambungnya.

ketegangan antara as dan iran tidak dapat dilepaskan dari kondisi dalam negeri iran yang tengah menghadapi gelombang protes besar-besaran.

demonstrasi yang awalnya dipicu tekanan ekonomi, inflasi tinggi, serta melemahnya nilai mata uang rial, berkembang menjadi aksi anti-pemerintah yang lebih luas.

pemerintah iran menuding adanya campur tangan asing di balik kerusuhan tersebut, sementara negara-negara barat menyoroti respons aparat keamanan iran.

situasi ini membuat kawasan timur tengah berada dalam kondisi rawan.

iran memiliki posisi strategis, termasuk kedekatannya dengan jalur pelayaran vital seperti selat hormuz, yang menjadi urat nadi perdagangan energi global.

setiap eskalasi konflik berpotensi berdampak luas terhadap stabilitas kawasan dan perekonomian dunia.

hingga kini, komunitas internasional terus mencermati arah kebijakan washington dan teheran.

jalur diplomasi masih dianggap sebagai opsi utama untuk meredakan ketegangan.

namun, dengan meningkatnya tekanan militer dan pernyataan keras dari kedua pihak, risiko konflik terbuka di timur tengah dinilai belum sepenuhnya dapat dikesampingkan.

Tag
Share