Ketegangan AS–Iran Kian Memanas! Trump Tanggapi Ancaman Khamenei soal Perang Regional
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan Presiden AS Donald Trump di tengah meningkatnya ketegangan AS–Iran terkait potensi konflik regional.--FOTO: AFP
Langkah ini dinilai sebagai bentuk unjuk kekuatan sekaligus sinyal keseriusan AS dalam menghadapi kemungkinan gagalnya jalur diplomasi.
Sebelumnya, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei memperingatkan Amerika Serikat (AS) agar tidak melancarkan serangan terhadap Iran.
Ia menilai rangkaian aksi protes yang terjadi belakangan sebagai upaya menggoyahkan stabilitas negara, dan menilai tindakan militer AS berisiko memicu konflik berskala luas di kawasan.
“Mereka harus tahu bahwa jika mereka memulai perang kali ini, itu akan menjadi perang regional,” ujar Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, dilansir Al-Jazeera.
Pernyataan tersebut disampaikan Khamenei di tengah meningkatnya kehadiran militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
BACA JUGA:Trump Tuduh Denmark Gagal Lindungi Greenland dari Rusia, Ketegangan AS–Eropa Kian Memanas
Ia menyoroti langkah Washington yang kembali mengerahkan kapal perang sebagai bagian dari tekanan politik dan militer terhadap Teheran.
“Sekarang orang ini (Trump) pun terus mengklaim ‘kami membawa kapal perang’ dan sebagainya,” ucap Khamenei.
Dalam kesempatan yang sama, Khamenei juga menekankan pentingnya ketahanan nasional di tengah meningkatnya tensi dengan Amerika Serikat.
Ia menilai stabilitas internal dan sikap tenang masyarakat menjadi faktor kunci dalam menghadapi tekanan eksternal.
“Bangsa Iran tidak boleh takut. Rakyat kami tidak akan terpengaruh oleh ancaman-ancaman seperti itu,” sambungnya.
BACA JUGA:Trump Klaim Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro, Ketegangan AS–Venezuela Memuncak
BACA JUGA:Trump Klaim Ukraina dan Rusia Makin Dekat Damai, Tapi Negosiasi Masih Penuh Risiko
Ketegangan antara AS dan Iran tidak dapat dilepaskan dari kondisi dalam negeri Iran yang tengah menghadapi gelombang protes besar-besaran.