SPPG Kudus Klarifikasi Hoaks Meninggalnya Siswi SMAN 2, Bukan Karena Program MBG, Ini Faktanya!
SPPG Kudus Klarifikasi Hoaks Meninggalnya Siswi SMAN 2, Bukan Karena Program MBG--ANTARA News Jateng
Dengan demikian, secara otomatis ia tidak termasuk dalam penerima paket MBG.
“Januari ini yang bersangkutan belum pernah berangkat sekolah sehingga tidak menerima paket MBG,” jelasnya.
BACA JUGA:Akhirnya, Denada Akui Ressa adalah Anak Kandungnya dan Bantah Menelantarkan: Itu Kebodohan Saya...
BACA JUGA:Longsor Pasirlangu Bandung Barat: Tim SAR Evakuasi 74 Jenazah, 6 Korban Masih Hilang
Klarifikasi ini penting untuk meluruskan kesalahpahaman yang sempat berkembang di masyarakat.
Informasi hoaks yang mengaitkan kondisi kesehatan seorang siswi dengan program pemerintah berpotensi menimbulkan stigma negatif dan merusak kepercayaan publik terhadap program yang sebenarnya bertujuan baik, yaitu meningkatkan gizi peserta didik.
Nasihul juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.
Menurutnya, setiap kabar yang beredar, terlebih yang menyangkut kesehatan dan keselamatan peserta didik, harus diverifikasi kebenarannya terlebih dahulu.
BACA JUGA:Bahaya Asap Oranye Cilegon: Kebocoran Gas Nitric Acid Merak Picu Kepanikan Warga!
BACA JUGA:Nadiem Makarim Klaim Tak Tahu Gratifikasi Pengadaan Chromebook, Optimistis Bebas dari Kasus Korupsi
“Kami berharap masyarakat tidak mudah percaya dan tidak ikut menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya,” tegasnya.
Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan publik dapat memahami bahwa meninggalnya Rizza Meiliana Azzahara sama sekali tidak berkaitan dengan Program Makan Bergizi Gratis.
Peristiwa tersebut murni karena kondisi medis yang sudah lama diderita, sehingga tidak ada hubungannya dengan program pemerintah.