PSIM Impor Bek Asal Belanda Usai Kebobolan Terbanyak Ketujuh di Super League 2025/26
PSIM menatap putaran kedua Super League dengan percaya diri-I.League-

Kehadiran Jop Van Der dapat menambah opsi di lini pertahanan.-I.League-
PSIM Impor Bek Asal Belanda Usai Kebobolan Terbanyak Ketujuh di Super League 2025/26
BACAKORAN.CO - 19 pertandingan telah dijalani PSIM Yogyakarta. Bertanding sebanyak itu, gawang PSIM sudah kebobolan 24 kali.
Jumlah kebobolan ini kurang baik. Ini karena dengan jumlah itu, mereka menduduki peringkat ketujuh sebagai tim dengan kebobolan terbanyak di Super League musim ini.
Tim dengan kebobolan terbanyak adalah Persi Solo dan PSBS Biak dengan tingkat kebobolan sampai 40 gol.
Disusul kemudian Persijap Jepara dengan 34 gol dan Semen Padang 32 kali kebobolan.
Merspons situasi ini, Manajemen PSIM pun memilih memperkuat lini belakang. Langkah yang diambil adalah memperkenalkan penggawa anyarnya berposisi bek tengah yakni Jop Van Der Avert pada bursa transfer paruh musim Super League 2025/26.
BACA JUGA:Maaf, PSIM Tak Akan Kompromi Rayakan Ultah Madura United, Paul van Gastel: Lawan!
Tentunya, kedatangan bek asal Belanda itu diharapkan bakal lebih memperkokoh kedalaman skuad.
Manajer PSIM Razzi Taruna mengungkapkan bahwa evaluasi tim pelatih menyoroti urgensi penambahan tenaga baru di sektor pertahanan, berkaca pada laga-laga sebelumnya.
“Pelatih kepala menggarisbawahi pentingnya kedalaman skuad, terutama di lini belakang. Di beberapa game terakhir, contohnya lawan Persebaya Surabaya, kami sangat kekurangan opsi pemain di lini belakang,” kata Razzi Taruna.
Kehadiran Jop dapat menambah opsi di lini pertahanan. Terlebih, pemain versatile berkaki kidal ini bisa bermain sebagai bek maupun fullback kiri.
Terlihat dari rekam jejaknya saat membela FC Dordrecht di Liga Belanda dan di kompetisi Asia.
“Kualitas Jop menurut kami cukup baik karena ia memiliki pengalaman bermain di Belanda dan terakhir di Liga 2 Korea," jelasnya.
"Fakta menariknya, saat Coach Jean Paul Van Gastel melatih di Liga 2 Belanda, Jop pernah bermain menghadapi tim asuhannya. Jadi secara tidak langsung, pelatih sudah mengetahui karakter permainannya, meski belum terlalu detail,” tambah Razzi.
BACA JUGA:Madura United Berburu Kado Ultah 10 Tahun saat Menjamu PSIM, Mampukah?
Dia bahkan membuka peluang bagi Jop untuk melakoni debut pada laga terdekat melawan Persis Solo pada Jumat (6/2) mendatang. Pemain berusia 25 tahun jebolan akademi NAC Breda ini, dinilai mampu memberikan kontribusi positif bagi tim.