Tawuran Remaja di Medan Belawan Memakan Korban, Pedagang Ikan Teri Tewas Akibat Ledakan Mercon SOS
Tawuran remaja di Medan Belawan kembali menelan korban jiwa. Seorang pedagang ikan tewas diduga terkena ledakan mercon SOS saat bentrokan berlangsung.--Instagram @medsoszone
BACAKORAN.CO - Kota Medan kembali diguncang oleh peristiwa tawuran antar kelompok remaja yang terjadi di Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Minggu (8/2/2026).
Bentrokan yang berlangsung sejak dini hari itu menelan korban jiwa seorang pedagang ikan yang diduga terkena ledakan kembang api jenis mercon SOS.
Peristiwa ini menambah panjang daftar korban akibat tawuran yang seolah menjadi tradisi di kawasan tersebut.
Kronologi Kejadian
Sekitar pukul 04.00 WIB, dua kelompok remaja terlibat aksi saling lempar batu dan benda keras di Jalan Besar Bagan Deli, tak jauh dari Markas Polres Pelabuhan Belawan.
BACA JUGA:Nyaris Tawuran, Ratusan Siswa SMK Negeri 3 Lubuklinggau 'Serang' MAN 2, Untung Cepat Ketahuan Polisi
Warga sekitar menyebutkan bahwa selain batu, sejumlah remaja juga membawa senjata tajam.
Polisi sempat datang untuk membubarkan massa, dan situasi sempat mereda.
Namun, tak lama setelah aparat meninggalkan lokasi, bentrokan kembali pecah dengan intensitas lebih tinggi.
“Awalnya dua kelompok remaja terlihat saling melempar batu dan benda-benda keras lainnya. Tak berapa lama kemudian, sepasukan polisi datang membubarkan warga yang akan tawuran dan warga pun membubarkan diri,” ujar Ibu Ida, 50, warga Kelurahan Bagan Deli.
Namun, menurutnya, setelah polisi pergi, situasi kembali memanas.
“Di saat saling lempar mercon, ada mercon yang menyasar ke tubuh korban. Saat itu, korban memang berada di lokasi kejadian namun tak ikut tawuran. Korban sehari-harinya berjualan ikan teri. Diduga korban salah sasaran dan terkena ledakan mercon SOS,” tambahnya.
Korban Jiwa
Korban diketahui bernama M. Dian Iqbal Saragih (33), warga Lingkungan IV Ujung Tanjung, Kelurahan Bagan Deli.
Ia meninggal dunia di lokasi kejadian akibat ledakan mercon yang mengenai tubuhnya.