Makin Melejit, QRIS Akan Ditargetkan Digunakan di Negara APEC
QRIS Terus Bermanuver Dikancah Internasional sebagai Pembayaran Digital --Tempo.co
BACAKORAN.CO - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto terus peningkatan penetrasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai salah satu metode pembayaran negara-negara anggota APEC (Asia-Pacific Economic Cooperation).
Berdasarkan penuturannya, metode pembayaran yang dikembangkan Bank Indonesia (BI) itu sudah bisa digunakan lintas negara terutama di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) seperti Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina, Vietnam, Laos, dan Brunei.
"Indonesia juga mendorong digitalisasi melalui ASEAN dan tentu kalau ini bisa terus didorong juga ke beberapa negara APEC," kata Airlangga dalam acara APEC Business Advisory Council (ABAC) Meeting I 2026, Jakarta Pusat, Dilansir Bacakoran.co dari detikFinance, Senin (9/2/2026).
QRIS juga sudah bisa digunakan di Korea Selatan dan Jepang, dan masih dalam tahap penjajakan dengan China dan Arab Saudi di Timur Tengah.
BACA JUGA:Terus Melejit, QRIS Akan Bisa Dipakai Sebagai Alat Pembayaran di 8 Negara Ini!
BACA JUGA:Bersiap, QRIS Mulai Kuartal I-2026 Sudah Bisa Dipakai di Korsel dan China!
Airlangga sangat berharap penggunaan pembayaran digital ini dapat semakin diperluas hingga ke negara-negara anggota APEC.
Sebelumnya QRIS nampaknya makin melebarkan sayap-nya sebagai alat pembayaran asli anak bangsa di beberapa negara.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo juga pastikan layanan Quick Response Code Indonesian Standard alias QRIS akan terus diperluas ke berbagai negara.
Untuk di tahun ini, Perry membeberkan bahwa, layanan transaksi digita melalui ponsel itu akan bisa digunakan di 8 negara multi kawasan.
Tak hanya di kawasan asia saja seperti yang selama ini sudah bisa digunakan di Malaysia, Thailand, Singapura, dan Jepang, tapi bisa dilanjutkan ke China, Korea, India, hingga Timur Tengah, seperti Arab Saudi.
BACA JUGA:Bersiap, QRIS Mulai Kuartal I-2026 Sudah Bisa Dipakai di Korsel dan China!
BACA JUGA:Bisnis Makin Lancar, Ini Cara Membuat QRIS DANA Lewat HP, UMKM Wajib Coba!
"Jadi QRIS akan kami perluas ke delapan negara. Setelah Malaysia, Thailand, Singapura, dan Jepang, akan berlanjut ke China, Korea, India, dan juga dengan Arab Saudi," kata Perry saat meluncurkan Laporan Perekonomian Indonesia 2025, Jakarta, Dilansir Bacakoran.co dari CNBC Indonesia, Rabu (28/1/2026).