Bayar Defisit 3 Gol, Pemain Persib Butuh Bobotoh Jaga Kans Menetap di ACL 2
Beckham Putra siap tempur bantu Persib kalahkan Ratchaburi FC-Persib-
Pemain bernomor punggung 7 ini tidak menampik kekalahan tiga gol tanpa balas di leg pertama merupakan pukulan berat bagi tim. Namun, ia menegaskan, timnya harus segera bangkit dan fokus pada laga penentuan.
"Kita harus bisa menatap ke depan karena hari Rabu adalah pertandingan hidup mati," tegasnya.
Beckham juga menaruh harapan besar pada kehadiran Bobotoh di stadion. Menurutnya, dukungan langsung Bobotoh akan menjadi suntikan motivasi bagi para pemain untuk membalikkan keadaan dan membuktikan kualitas PERSIB di kancah Asia.
"Kita didukung oleh pemain ke-12 kita, Bobotoh. Harapannya kita bisa bermain maksimal dan menunjukkan bahwa kita adalah yang terbaik di Indonesia," tutup Beckham
Sementara itu, Pelatih Persib Bojan Hodak menegaskan bahwa kondisi fisik dan mental anak asuhnya tetap terjaga menjelang laga melawan Ratchaburi FC pada leg kedua babak 16 Besar AFC Champions League (ACL) 2025/26.
Hodak menyadari, timnya baru saja menerima hasil yang kurang memuaskan berupa kekalahan 0-3 pada leg pertama. Namun, ia meminta timnya untuk segera melupakan kekalahan tersebut dan mengalihkan fokus sepenuhnya ke laga kandang nanti.
BACA JUGA:Kurzawa Fokus Bantu Persib di ACL 2,
"Kondisi para pemain, secara fisik tidak apa-apa, secara mental tidak apa-apa," ujar Hodak.
Pelatih asal Kroasia tersebut mengatakan, kekalahan adalah risiko yang tak terpisahkan dalam sepak bola. Baginya, yang terpenting saat ini adalah respon tim untuk bangkit dari situasi sulit.
"Tetapi kadang-kadang Anda harus kalah. Kadang-kadang itu perlu terjadi dalam permainan yang buruk. Sekarang, kita hanya perlu untuk fokus pada permainan berikutnya," tambahnya.
Hodak menilai skor 3-0 tidak sepenuhnya mencerminkan jalannya pertandingan. Ia menyebut ada beberapa faktor non-teknis, seperti perbedaan cuaca, yang mempengaruhi performa tim, meski ia meyakini timnya sempat mendominasi.
"Kami sedikit tidak beruntung dalam beberapa hal, cuacanya berbeda, banyak hal, tetapi hasilnya masih terlalu tinggi (skor kekalahan terlalu besar). Karena babak pertama saya percaya kami adalah tim yang lebih baik. Kami kalah, tetapi kami adalah tim yang lebih baik," katanya.
