32 Sound Horeg Bikin Warga Mojokerto Resah, Acara Karnaval Molor Hingga Subuh
Karnaval MSC Mojokerto viral, 32 sound horeg dikecam warga. Acara budaya molor hingga subuh, biaya Rp1,6 miliar jadi sorotan publik./Kolase Bacakoran.co--Instagram @feedgramindo
PALEMBANG, BACAKORAN.CO – Gelaran Medali Spectacular Carnival (MSC) 2026 di Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, menuai sorotan tajam dari publik.
Acara yang semula dimaksudkan sebagai perayaan budaya dan Ruwah Desa ini justru viral karena diiringi 32 sound horeg dengan dentuman musik menggelegar dari sore hingga subuh.
Kritik warganet semakin ramai setelah beredar video yang menarasikan suara bising tersebut merusak rumah warga.
Viral di Media Sosial
Video yang diunggah akun Instagram @feedgramndo_ memperlihatkan plafon rumah warga yang rontok akibat getaran sound horeg.
Dalam rekaman itu, seorang pria berpeci meminta panitia menggeser posisi sound agar tidak terlalu dekat dengan rumah.
BACA JUGA:Ngeyel Gelar Karnaval Usai Tak Diberi Izin, 15 Truk Sound Horeg Digiring ke Polres Blitar
Unggahan tersebut memicu hujatan warganet yang menilai karnaval lebih mirip pesta musik daripada acara budaya.
Namun, Kepala Desa Medali, Miftahuddin, menegaskan kerusakan tidak separah yang digembar-gemborkan.
“Plafon rumah itu memang sudah rapuh. Tidak sampai roboh. Panitia juga langsung mendatangi pemilik rumah dan menjelaskan,” ujarnya.
Karnaval Molor Hingga Subuh
Karnaval MSC 2026 sejatinya dijadwalkan selesai pukul 24.00 WIB sesuai izin keramaian.
Namun, kenyataan di lapangan berbeda.
Acara berlangsung hingga pukul 04.30 WIB karena sejumlah kendala teknis.
Kabel listrik dan Wi-Fi yang rendah menghambat laju truk pengangkut sound horeg, bahkan ada truk yang mogok.