Viral! Pelanggan Ngaku Aparat Polisi Aniaya 3 Petugas SPBU di Cipinang, Propam Turun Tangan
Petugas SPBU Cipinang dianiaya pelanggan ngaku aparat, sebut “barcode jenderal” dan catut Kapolda. Propam turun tangan usut kasus ini./Kolase Bacakoran.co--Instagram @feedgramindo
“Kami takut kalau dilawan malah jadi masalah lebih besar. Makanya kami pilih lapor saja ke polisi,” jelasnya.
Laporan ke Polisi dan Tindakan Propam
BACA JUGA:Janji Masuk Polwan Berujung Tipu Uang Rp820 Juta, Oknum Polisi di Sumsel Dilaporkan
BACA JUGA:Polisi Gagalkan Peredaran Hampir 19 Kg Ganja di Jakarta Barat, Satu Tersangka Diamankan
Pemilik SPBU, Ernesta, menegaskan pihaknya langsung melaporkan insiden tersebut ke Polsek Pulogadung.
Tak lama setelah laporan dibuat, Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya mendatangi lokasi untuk meminta keterangan dari pihak SPBU.
“Kami sudah laporkan juga ke Polsek Pulogadung seberang SPBU. Pegawai-pegawai saya yang luka-luka juga sudah divisum,” kata Ernesta. Ia berharap kasus ini diusut secara profesional dan transparan agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.
Harapan Transparansi dan Penegakan Hukum
Kasus ini menambah daftar panjang dugaan pelanggaran yang melibatkan oknum aparat.
Publik berharap kepolisian dapat menindaklanjuti laporan dengan serius, mengusut identitas pelaku, serta memberikan kepastian hukum bagi para korban.
Kehadiran Propam Polda Metro Jaya di lokasi menjadi sinyal bahwa institusi kepolisian tidak menutup mata terhadap dugaan pelanggaran etik maupun tindak pidana yang dilakukan oleh oknum.
Transparansi dan profesionalisme dalam penanganan kasus ini akan menjadi ujian penting bagi kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.