bacakoran.co

Heboh! Angka 70 Ribu Pasukan Israel Dikaitkan dengan Dajjal dan Akhir Zaman, Benarkah Kiamat Sudah Dekat?

Isfahan viral! Perang Israel–Iran dikaitkan dengan hadis Dajjal dan 70 ribu tentara. Benarkah tanda akhir zaman sudah dekat?/Kolase Bacakoran.co--Instagram @folkkonoha

PALEMBANG, BACAKORAN.CO – Nama kota Isfahan di Iran mendadak viral di jagat maya setelah perang Israel–Iran dikaitkan dengan hadis tentang Dajjal. 

Narasi ini semakin ramai diperbincangkan di media sosial, terlebih setelah muncul kabar bahwa Israel berencana memanggil 70.000 tentara cadangan untuk menghadapi Iran. 

Fenomena ini memunculkan pertanyaan besar: benarkah “Yahudi Isfahan” yang disebut dalam hadis sahih terkait dengan tanda-tanda akhir zaman?

Sejarah Yahudi di Isfahan

Isfahan bukan sekadar kota tua bersejarah, melainkan juga tempat komunitas Yahudi telah hidup sejak era Kekaisaran Persia, jauh sebelum Islam berkembang. 

BACA JUGA:Presiden Lebanon Kutuk Serangan Israel, 12 Orang Tewas di Tengah Gencatan Senjata

BACA JUGA:Israel Tewaskan 4 Orang di Rafah, Ketegangan Gencatan Senjata Gaza Kembali Menguat

Dalam sejarah Islam, mereka diakui sebagai ahl al-dhimmah, yakni warga negara yang dilindungi. 

Hingga kini, jumlah komunitas Yahudi di Iran diperkirakan kurang dari dua ribu orang. 

Mereka bukan kelompok militan atau zionis, melainkan warga negara Iran yang setia. 

Bahkan, banyak di antara mereka menolak ekspansi militer Israel.

Karena itu, menyebut mereka sebagai “tentara Dajjal” jelas berlebihan dan tidak sesuai dengan fakta sejarah maupun realitas sosial di Iran saat ini.

Memahami Hadis dengan Bijak

Ulama seperti Ustadz Adi Hidayat dan Ustadz Abdul Somad menekankan bahwa hadis tentang Dajjal tidak boleh dibaca secara tekstual semata. 

Gus Baha menambahkan, simbol dalam hadis sering kali mengandung makna lebih luas: Dajjal bisa dipahami sebagai sistem kebatilan yang menipu, bukan sekadar sosok fisik.

Pesan pentingnya adalah umat Islam diminta untuk mawas diri, menjaga basirah (mata batin), dan tidak mudah menuduh kelompok tertentu. 

Heboh! Angka 70 Ribu Pasukan Israel Dikaitkan dengan Dajjal dan Akhir Zaman, Benarkah Kiamat Sudah Dekat?

Rida Satriani

Rida Satriani


palembang, bacakoran.co – nama kota isfahan di mendadak viral di jagat maya setelah perang –iran dikaitkan dengan hadis tentang dajjal. 

narasi ini semakin ramai diperbincangkan di media sosial, terlebih setelah muncul kabar bahwa israel berencana memanggil 70.000 tentara cadangan untuk menghadapi iran. 

fenomena ini memunculkan pertanyaan besar: benarkah “yahudi isfahan” yang disebut dalam hadis sahih terkait dengan tanda-tanda akhir zaman?

sejarah yahudi di isfahan

isfahan bukan sekadar kota tua bersejarah, melainkan juga tempat komunitas yahudi telah hidup sejak era kekaisaran persia, jauh sebelum islam berkembang. 

dalam sejarah islam, mereka diakui sebagai ahl al-dhimmah, yakni warga negara yang dilindungi. 

hingga kini, jumlah komunitas yahudi di iran diperkirakan kurang dari dua ribu orang. 

mereka bukan kelompok militan atau zionis, melainkan warga negara iran yang setia. 

bahkan, banyak di antara mereka menolak ekspansi militer israel.

karena itu, menyebut mereka sebagai “tentara dajjal” jelas berlebihan dan tidak sesuai dengan fakta sejarah maupun realitas sosial di iran saat ini.

memahami hadis dengan bijak

ulama seperti ustadz adi hidayat dan ustadz abdul somad menekankan bahwa hadis tentang dajjal tidak boleh dibaca secara tekstual semata. 

gus baha menambahkan, simbol dalam hadis sering kali mengandung makna lebih luas: dajjal bisa dipahami sebagai sistem kebatilan yang menipu, bukan sekadar sosok fisik.

pesan pentingnya adalah umat islam diminta untuk mawas diri, menjaga basirah (mata batin), dan tidak mudah menuduh kelompok tertentu. 

tantangan zaman akhir bukan sekadar tentang figur, melainkan tentang bagaimana kebenaran bisa tampak seperti kebatilan, dan sebaliknya.

viral di media sosial: 70.000 tentara dan narasi dajjal

di tengah serangan israel ke teheran pada 28 februari 2026, media sosial x (twitter) heboh dengan cuitan pejabat israel yang menyebut rencana pemanggilan 70.000 tentara cadangan. 

angka ini langsung dikaitkan warganet dengan hadis tentang dajjal yang disebut akan diikuti oleh 70.000 pengikut dari isfahan.

unggahan tersebut memicu spekulasi liar, bahkan ada yang menyebut konspirasi dajjal sudah bekerja di balik layar israel dan as. 

narasi ini semakin memperkuat keresahan publik, meski faktanya masih sebatas klaim dan tafsir yang tidak bisa dipastikan kebenarannya.

narasi akhir zaman di berbagai agama

konsep “musuh akhir zaman” bukan hanya ada dalam islam. 

dalam kristen dikenal antikristus, sementara dalam yudaisme ada false messiah. 

semua tradisi agama memiliki keresahan tentang kekuatan jahat yang menyamar sebagai pembebas.

alih-alih menumbuhkan kebencian, narasi ini seharusnya menjadi pengingat bahwa dunia membutuhkan lebih banyak cahaya akhlak, ilmu, dan kasih sayang.

bijak menyikapi provokasi digital

perang israel–iran dan narasi kiamat mudah dipelintir di media sosial. 

potongan hadis, gambar, dan klaim bombastis sering disebarkan tanpa verifikasi. 

padahal, islam mengajarkan keteguhan, bukan ketakutan. 

rasulullah saw tidak pernah meminta umatnya paranoid, melainkan menjadi umat yang berilmu, cermat membaca zaman, dan menjaga ukhuwah.

maka, penting bagi umat islam untuk tidak terjebak dalam narasi ekstrem yang menjadikan musuh imajiner sebagai alasan kebencian. 

sebaliknya, mari membangun narasi penuh hikmah, agar umat tetap tenang dan bijak menghadapi kompleksitas zaman.

Tag
Share