bacakoran.co

Doha Diguncang! Rudal Iran Hantam Qatar, 8 Orang Terluka

Doha Diguncang! Rudal Iran Hantam Qatar, 8 Orang Terluka--CNN Indonesia

Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Doha turut merasakan kengerian akibat serangan ini.

Seorang WNI bernama Aprilia membagikan video singkat yang menunjukkan suasana mencekam di malam hari.

BACA JUGA:Iran Berduka, Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei Tewas, IRGC Janji Balas Dendam!

BACA JUGA:Ali Khamenei Tewas dalam Serangan AS dan Israel, Dunia Masuk Fase Baru Konflik Timur Tengah

Dentuman rudal terdengar bersahutan sejak Sabtu siang hingga tengah malam, seiring pemberlakuan jam malam oleh otoritas Qatar.

"Kami di sini sudah dengar peringatan keamanan sejak Sabtu siang. Banyak rudal Iran di Doha yang dicegah masuk ke pusat kota, tapi suaranya kenceng banget," kata Aprilia, dikutip Bacakoran.co dari Disway.id, Minggu (1/3). 

Ia menambahkan bahwa seluruh ekspatriat dan warga lokal diminta tetap berada di dalam rumah.

Dalam video yang dibagikan, langit Doha tampak diselimuti asap putih tebal akibat intersepsi rudal.  

BACA JUGA:Amerika dan Israel Mulai Serang Iran Besar-besaran, Kini Teheran Dibombardir

BACA JUGA:Heboh! Angka 70 Ribu Pasukan Israel Dikaitkan dengan Dajjal dan Akhir Zaman, Benarkah Kiamat Sudah Dekat?

Aprilia juga menuturkan bahwa dentuman tidak berhenti dari buka puasa hingga tengah malam.

"Dari buka puasa sampai jam 12 malam gak berhenti-henti. Saya di kamar sama teman-teman juga udah siap berkemas apabila ada perintah evakuasi dari otoritas setempat," ujarnya.  

Menanggapi situasi ini, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Doha mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh WNI.

KBRI meminta agar masyarakat Indonesia tetap tenang, mengikuti arahan otoritas setempat, dan tidak keluar rumah kecuali untuk keperluan mendesak.

BACA JUGA:Iran Balas Dendam! Armada ke-5 Amerika di Bahrain Kena Serangan Rudal

Doha Diguncang! Rudal Iran Hantam Qatar, 8 Orang Terluka

Ayu

Ayu


bacakoran.co - otoritas qatar melaporkan delapan orang terluka akibat pecahan rudal, satu di antaranya dalam kondisi serius, setelah gelombang serangan rudal dari iran.

kepala humas kementerian dalam negeri qatar, abdullah khalifa al-muftah, menyatakan bahwa negaranya dihantam 66 rudal, dengan 114 laporan pecahan rudal jatuh di berbagai wilayah.

situasi ini menimbulkan kepanikan di ibu kota doha, di mana suara ledakan terdengar sepanjang hari.  

hal serupa juga disampaikan ibrahim sultan al-hashemi, kepala humas kementerian luar negeri.

ia mengecam tindakan iran yang berulang kali menargetkan qatar sebagai titik serangan.

kementerian luar negeri qatar bahkan memanggil duta besar iran, ali saleh abadi, untuk menyampaikan protes keras, ketidakpuasan mendalam, dan penolakan tegas terhadap serangan tersebut.

qatar menegaskan bahwa tindakan iran melanggar hukum internasional, mengancam kedaulatan negara, serta membahayakan keamanan penduduk.

abadi diingatkan bahwa kelanjutan serangan akan berdampak serius pada hubungan bilateral kedua negara.  

saat ini, intersepsi rudal terlihat jelas di langit doha. sistem pertahanan udara qatar berusaha mencegah rudal masuk ke pusat kota, namun suara dentuman keras tetap terdengar.

gelombang terbaru bahkan disebut sebagai yang paling dahsyat hari itu.  

warga negara indonesia (wni) yang bekerja di doha turut merasakan kengerian akibat serangan ini.

seorang wni bernama aprilia membagikan video singkat yang menunjukkan suasana mencekam di malam hari.

dentuman rudal terdengar bersahutan sejak sabtu siang hingga tengah malam, seiring pemberlakuan jam malam oleh otoritas qatar.

"kami di sini sudah dengar peringatan keamanan sejak sabtu siang. banyak rudal iran di doha yang dicegah masuk ke pusat kota, tapi suaranya kenceng banget," kata aprilia, dikutip bacakoran.co dari disway.id, minggu (1/3). 

ia menambahkan bahwa seluruh ekspatriat dan warga lokal diminta tetap berada di dalam rumah.

dalam video yang dibagikan, langit doha tampak diselimuti asap putih tebal akibat intersepsi rudal.  

aprilia juga menuturkan bahwa dentuman tidak berhenti dari buka puasa hingga tengah malam.

"dari buka puasa sampai jam 12 malam gak berhenti-henti. saya di kamar sama teman-teman juga udah siap berkemas apabila ada perintah evakuasi dari otoritas setempat," ujarnya.  

menanggapi situasi ini, kedutaan besar republik indonesia (kbri) di doha mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh wni.

kbri meminta agar masyarakat indonesia tetap tenang, mengikuti arahan otoritas setempat, dan tidak keluar rumah kecuali untuk keperluan mendesak.

wni juga diminta memperhatikan pengumuman resmi pemerintah qatar, berkoordinasi dengan simpul masyarakat indonesia, serta segera menghubungi kbri jika menghadapi keadaan darurat.  

kbri doha menekankan pentingnya lapor diri melalui situs resmi peduli wni agar akses perlindungan lebih mudah dilakukan.

selain itu, wni diimbau bergabung dengan grup komunikasi masyarakat indonesia di qatar untuk memantau perkembangan terbaru.

dengan langkah-langkah ini, diharapkan seluruh wni dapat tetap aman dan terlindungi di tengah situasi konflik yang semakin memanas.

Tag
Share