Serangan AS-Israel ke Iran, MUI Desak RI Cabut Keanggotaan dari Board of Peace
MUI kecam serangan AS-Israel ke Iran, sebut BoP gagal wujudkan perdamaian, desak RI mundur demi dukung Palestina./Kolase Bacakoran.co--Laman Resmi MUI dan Instagram @feedgramindo
PALEMBANG, BACAKORAN.CO - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan pernyataan tegas terkait serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Serangan tersebut dinilai sebagai bukti nyata kegagalan Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) yang digagas AS dalam menciptakan perdamaian dunia.
MUI: BoP Kehilangan Legitimasi
Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, Sudarnoto Abdul Hakim, menegaskan bahwa serangan ini memperlihatkan wajah asli Presiden AS Donald Trump sebagai penghancur perdamaian.
BACA JUGA:Eks Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Tewas dalam Serangan AS-Israel Guncang Teheran
BACA JUGA:Pasca Tewasnya Ali Khamenei, 4 Tokoh Ini Digadang Jadi Pemimpin Tertinggi Iran Berikutnya
Menurutnya, BoP semakin kehilangan legitimasi moral, politik, bahkan hukum karena terbukti tidak mampu mewujudkan keadilan dan kedamaian sejati.
Sudarnoto menilai Trump telah membajak istilah “perdamaian” demi ambisi hegemonik dan imperialistik.
Serangan terhadap Iran, lanjutnya, menjadi bukti bahwa BoP tidak layak dipercaya sebagai badan internasional yang memperjuangkan kemerdekaan Palestina maupun perdamaian global.
Desakan RI Mundur dari BoP
MUI secara resmi mendesak pemerintah Indonesia untuk mencabut keanggotaan dari BoP.
Desakan itu tertuang dalam Tausiyah MUI bernomor Kep-28/DP-MUI/III/2026 yang ditandatangani Ketua Umum MUI Anwar Iskandar dan Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan.
Dalam tausiyah tersebut, MUI mempertanyakan peran sentral AS dalam mengelola konflik Palestina melalui BoP.
Alih-alih menciptakan perdamaian yang adil, strategi itu justru dianggap memperkuat arsitektur keamanan yang timpang dan mengubur cita-cita kemerdekaan Palestina.
Seruan Doa dan Diplomasi Internasional
BACA JUGA:Doha Diguncang! Rudal Iran Hantam Qatar, 8 Orang Terluka
BACA JUGA:Amerika dan Israel Mulai Serang Iran Besar-besaran, Kini Teheran Dibombardir