bacakoran.co

Gegara Cekcok saat Apel Pagi, Oknum Sekuriti di Touna Tikam Rekan Kerja hingga Tewas

Perselisihan apel pagi di Pakang Beach Resort berujung tragis, karyawati Rindi Antika tewas ditikam sekuriti. Polisi tangkap pelaku dalam 2 jam./Kolase Bacakoran.co--Instagram @medsoszone

TOUNA, BACAKORAN.CO – Peristiwa tragis mengguncang Kabupaten Tojo Una-Una (Touna), Sulawesi Tengah, setelah seorang karyawati bernama Rindi Antika meninggal dunia akibat penikaman yang diduga dilakukan oleh oknum sekuriti berinisial NYT di kawasan wisata Pakang Beach Resort, Sabtu (7/3/2026) pagi.

Kronologi Penikaman di Apel Pagi

Kejadian bermula sekitar pukul 08.30 WITA saat pelaku memimpin apel pergantian shift pagi. 

Menurut keterangan Kasi Humas Polres Touna, Iptu Martono, pelaku menegur korban karena dianggap tidak serius mengikuti apel dan sibuk bermain ponsel. 

BACA JUGA:Viral! Detik-detik Seorang Kakek Sekuriti di Sukmajaya Depok Dianiaya oleh OTK, Begini Kronologinya

BACA JUGA:Sekuriti Perusahaan Sawit di Jambi Aniaya 2 Pemuda Suku Anak Dalam hingga 1 Korban Tewas, Begini Kronologinya

Teguran tersebut memicu ketegangan, terlebih ketika korban berusaha meninggalkan lokasi tanpa izin.

Saat korban sudah berada di atas sepeda motor, adu mulut terjadi antara keduanya. 

Emosi pelaku yang tak terkendali membuatnya mencabut sebilah badik dari pinggang kiri dan langsung menikam korban ke arah perut. 

Penikaman dilakukan berulang kali hingga korban terjatuh.

Korban Tak Tertolong

Akibat serangan brutal tersebut, korban mengalami 12 luka tusuk di sekujur tubuh. 

Rindi Antika sempat dilarikan ke Puskesmas Ampana Tete untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawanya tidak tertolong. 

Insiden ini sontak mengejutkan rekan kerja dan masyarakat sekitar yang tidak menyangka perselisihan kecil berujung pada tragedi berdarah.

Pelaku Ditangkap Kurang dari Dua Jam

BACA JUGA:Akhirnya! Pelaku Penganiayaan Sekuriti RS Mitra Keluarga Berhasil Ditangkap Polisi di Bandara Soekarno-Hatta

BACA JUGA:Kronologi Kasus Penganiayaan Terhadap Sekuriti di RS Mitra Keluarga, Diduga Karena Ditegur?

Gegara Cekcok saat Apel Pagi, Oknum Sekuriti di Touna Tikam Rekan Kerja hingga Tewas

Rida Satriani

Rida Satriani


touna, bacakoran.co – peristiwa tragis mengguncang kabupaten tojo una-una (touna), sulawesi tengah, setelah seorang karyawati bernama rindi antika akibat penikaman yang diduga dilakukan oleh oknum berinisial nyt di kawasan wisata pakang beach resort, sabtu (7/3/2026) pagi.

kronologi penikaman di apel pagi

kejadian bermula sekitar pukul 08.30 wita saat pelaku memimpin apel pergantian shift pagi. 

menurut keterangan kasi humas polres touna, iptu martono, pelaku menegur korban karena dianggap tidak serius mengikuti apel dan sibuk bermain ponsel. 

teguran tersebut memicu ketegangan, terlebih ketika korban berusaha meninggalkan lokasi tanpa izin.

saat korban sudah berada di atas sepeda motor, adu mulut terjadi antara keduanya. 

emosi pelaku yang tak terkendali membuatnya mencabut sebilah badik dari pinggang kiri dan langsung menikam korban ke arah perut. 

penikaman dilakukan berulang kali hingga korban terjatuh.

korban tak tertolong

akibat serangan brutal tersebut, korban mengalami 12 luka tusuk di sekujur tubuh. 

rindi antika sempat dilarikan ke puskesmas ampana tete untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawanya tidak tertolong. 

insiden ini sontak mengejutkan rekan kerja dan masyarakat sekitar yang tidak menyangka perselisihan kecil berujung pada tragedi berdarah.

pelaku ditangkap kurang dari dua jam

usai melakukan penikaman, pelaku sempat melarikan diri dan bersembunyi di rumah keluarganya di desa kajulangko. 

namun, aparat kepolisian bergerak cepat melakukan pengejaran. 

pada pukul 09.58 wita, pelaku berhasil ditangkap bersama barang bukti sebilah badik. 

saat ini, nyt telah diamankan di mapolres touna untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

kepolisian masih mendalami kasus ini untuk menentukan pasal yang akan dikenakan kepada pelaku. 

dugaan sementara, motif penikaman dipicu oleh persoalan disiplin kerja yang berujung pada konflik pribadi. 

polres touna menegaskan akan menindak tegas pelaku sesuai hukum yang berlaku.

Tag
Share