Kecelakaan Maut di Jalur Puncak Bogor: Motor Tabrak Truk Mogok, 2 Orang Tewas di Tempat
Kecelakaan Maut di Jalur Puncak Bogor: Motor Tabrak Truk Mogok, Dua Orang Tewas di Tempat--
BACAKORAN.CO - Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Raya Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu dini hari, 11 Maret 2026. Insiden tersebut melibatkan sebuah sepeda motor yang menabrak bagian belakang truk yang sedang berhenti di badan jalan.
Akibat kecelakaan tersebut, dua orang yang berada di atas sepeda motor dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 02.30 WIB, saat kondisi jalan relatif sepi karena masih dini hari.
Korban diketahui merupakan pengendara dan penumpang sepeda motor jenis Honda Beat yang sedang melaju dari arah kawasan Puncak menuju Simpang Gadog.
BACA JUGA:Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Ditolak PN Jaksel, Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Dilanjutkan KPK
Pelaksana Tugas (Plt) Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi ketika sepeda motor yang dikendarai korban menabrak bagian belakang truk yang sedang berhenti di jalan.
Truk tersebut diketahui mengalami kerusakan sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan.
“Akibat dari kecelakaan itu, dua orang meninggal dunia, pengendara dan penumpang Honda Beat,” ujar Ipda Ares Rahman saat memberikan keterangan kepada awak media pada Rabu (11/3/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara pihak kepolisian, kecelakaan bermula ketika sepeda motor melaju dari arah kawasan wisata Puncak menuju Gadog.
Pada saat itu kondisi cuaca dilaporkan cukup baik dan tidak sedang turun hujan.
Menurut penjelasan polisi, kondisi jalan di lokasi kejadian memiliki karakteristik lurus namun menurun cukup panjang.
Permukaan aspal juga dalam kondisi kering sehingga tidak terdapat faktor licin akibat hujan.
“Kondisi cuaca malam hari tidak hujan, aspal kering, kontur geografis jalan lurus menurun panjang dari arah Puncak menuju Gadog serta terdapat garis marka tengah jalan terputus,” jelas Ipda Ares Rahman.