Situasi Timur Tengah Memanas, Arab Saudi Tembak Jatuh 20 Drone dan Rudal Balistik
Ilustrasi Sistem pertahanan udara Arab Saudi berhasil menggagalkan serangan drone ke Arab Saudi, menembak jatuh 20 drone dan menghancurkan satu rudal balistik sebelum mencapai target.A--AI
BACA JUGA:Serangan Rudal Israel-AS Sasar Pemimpin Tertinggi Baru Iran, Bagaimana Kondisinya Sekarang?
Rudal Balistik Menuju Al Kharj Berhasil Dihancurkan
Selain menghadapi serangan drone ke Arab Saudi, sistem pertahanan udara kerajaan juga berhasil menghancurkan satu rudal balistik yang diluncurkan menuju wilayah Al Kharj.
Al Kharj merupakan salah satu wilayah penting yang berada di selatan ibu kota Riyadh dan dikenal sebagai kawasan militer serta pusat logistik strategis.
Turki Al Malki menegaskan bahwa sistem pertahanan udara kerajaan berhasil menghentikan ancaman tersebut sebelum menimbulkan kerusakan di darat.
"Air defense systems also intercepted and destroyed a ballistic missile launched toward Al Kharj governorate."
Keberhasilan operasi ini memperlihatkan kemampuan sistem pertahanan Arab Saudi dalam mendeteksi serta menanggulangi ancaman udara secara cepat.
BACA JUGA:Serangan Iran ke Negara Teluk Makin Brutal: Dubai hingga Qatar Diguncang Rudal dan Drone
Insiden serangan drone ke Arab Saudi ini juga kembali memperlihatkan bagaimana teknologi drone semakin sering digunakan dalam konflik modern karena kemampuannya menembus wilayah jauh dengan biaya relatif rendah.
Iran Tangkap Pemilik Perangkat Internet Starlink
Di tengah meningkatnya ketegangan regional, otoritas Iran juga melaporkan penangkapan sejumlah warga yang diduga menggunakan perangkat internet satelit Starlink.
Sebanyak 13 orang ditahan di kota Qom, wilayah utara tengah Iran, karena diduga memiliki perangkat penerima internet satelit tersebut.
Penangkapan ini dilakukan oleh Garda Revolusi Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps yang menyebut para tersangka terlibat dalam aktivitas yang dianggap mengancam keamanan negara.
BACA JUGA:Iran Tuduh Israel Dalang Serangan Fasilitas Saudi Aramco, Situasi Timur Tengah Memanas
Para tersangka dilaporkan diamankan bersama tiga perangkat penerima Starlink yang diduga digunakan untuk mengakses internet satelit.
Selain itu, aparat keamanan Iran juga menahan empat orang di Tehran yang diduga mengirimkan informasi sensitif mengenai lokasi dampak rudal dan lokasi pemboman kepada media Iran International.
Media tersebut oleh otoritas Iran disebut sebagai organisasi yang dianggap memiliki hubungan dengan kelompok yang mereka kategorikan sebagai organisasi teroris.