bacakoran.co

Cekcok di Tempat Karaoke, Pria di Lampung Tebas Leher Pegawai Bulog di Kebun Sawit, Ini Motifnya!

Dendam usai cekcok di karaoke berujung maut, pegawai Bulog tewas dibunuh sadis di Tulang Bawang. Polisi ungkap kronologi dan tangkap pelaku.--Instagram @feedgramindo

Tim Inafis Polres Tulang Bawang langsung bergerak cepat melakukan olah TKP.

Kejadian ini sontak membuat geger masyarakat sekitar, mengingat lokasi kejadian berada di area perkebunan yang biasanya sepi aktivitas. 

Warga pun berharap agar kasus ini segera ditangani tuntas oleh aparat kepolisian.

Penangkapan Pelaku dan Barang Bukti

BACA JUGA:Longsor Sampah di Bantargebang, Kini 6 Orang Ditemukan Tewas

BACA JUGA:Gegara Cekcok saat Apel Pagi, Oknum Sekuriti di Touna Tikam Rekan Kerja hingga Tewas

Tak lama setelah kejadian, polisi berhasil menangkap pelaku berinisial M (35) di rumah kerabatnya yang masih berada di Kampung Bujuk Agung. 

Dari tangan pelaku, petugas juga mengamankan sebilah pisau yang diduga kuat digunakan untuk menghabisi korban.

“Pelaku berhasil ditangkap berdasarkan informasi dari para saksi. 

Selanjutnya pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polsek Banjar Agung untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Apfryyadi.

Jenazah Diserahkan ke Keluarga

Sementara itu, jenazah korban yang sempat dibawa ke rumah sakit telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. 

Polisi masih mendalami motif di balik peristiwa ini, meski dugaan awal mengarah pada dendam akibat perselisihan di tempat karaoke.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menunjukkan bagaimana persoalan sepele bisa berujung pada tragedi berdarah. 

Aparat kepolisian menegaskan akan terus mengusut tuntas kasus ini, termasuk kemungkinan adanya faktor lain yang melatarbelakangi tindakan pelaku.

Cekcok di Tempat Karaoke, Pria di Lampung Tebas Leher Pegawai Bulog di Kebun Sawit, Ini Motifnya!

Rida Satriani

Rida Satriani


palembang, bacakoran.co – kasus sadis yang menimpa seorang pegawai bulog di kabupaten tulang bawang, lampung, akhirnya mulai terkuak. 

polisi berhasil mengungkap peristiwa yang bermula dari cekcok di tempat karaoke hingga berujung pada aksi penganiayaan brutal yang merenggut nyawa korban.

kronologi awal pertemuan di karaoke

kasatreskrim polres tulang bawang, akp apfryyadi pratama, menjelaskan bahwa insiden bermula ketika korban af (40) dan pelaku bertemu di sebuah tempat hiburan malam. 

keduanya diketahui tidak saling mengenal sebelumnya. 

namun, suasana berubah tegang setelah pelaku merasa tersinggung akibat bersenggolan dengan korban. 

dari situlah terjadi cekcok yang memicu dendam mendalam.

tak berhenti di situ, pelaku kemudian mencari tahu keberadaan korban. 

keesokan harinya, jumat (13/3/2026) sekitar pukul 16.00 wib, pelaku mendatangi korban di area perladangan karet kampung bujuk agung, kecamatan banjar margo. 

di lokasi itulah aksi penganiayaan terjadi hingga korban tewas dengan luka parah di bagian leher dan tubuh.

penemuan korban dan laporan warga

peristiwa mengenaskan ini pertama kali diketahui warga sekitar. kepala kampung setempat yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian. 

saat tiba, korban sudah tergeletak dengan sejumlah luka tusuk. 

kepala kampung kemudian menghubungi polsek banjar agung. 

tim inafis polres tulang bawang langsung bergerak cepat melakukan olah tkp.

kejadian ini sontak membuat geger masyarakat sekitar, mengingat lokasi kejadian berada di area perkebunan yang biasanya sepi aktivitas. 

warga pun berharap agar kasus ini segera ditangani tuntas oleh aparat kepolisian.

penangkapan pelaku dan barang bukti

tak lama setelah kejadian, polisi berhasil menangkap pelaku berinisial m (35) di rumah kerabatnya yang masih berada di kampung bujuk agung. 

dari tangan pelaku, petugas juga mengamankan sebilah pisau yang diduga kuat digunakan untuk menghabisi korban.

“pelaku berhasil ditangkap berdasarkan informasi dari para saksi. 

selanjutnya pelaku beserta barang bukti dibawa ke polsek banjar agung untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas apfryyadi.

jenazah diserahkan ke keluarga

sementara itu, jenazah korban yang sempat dibawa ke rumah sakit telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. 

polisi masih mendalami motif di balik peristiwa ini, meski dugaan awal mengarah pada dendam akibat perselisihan di tempat karaoke.

kasus ini menjadi perhatian publik karena menunjukkan bagaimana persoalan sepele bisa berujung pada tragedi berdarah. 

aparat kepolisian menegaskan akan terus mengusut tuntas kasus ini, termasuk kemungkinan adanya faktor lain yang melatarbelakangi tindakan pelaku.

Tag
Share