bacakoran.co

Kapal Negara Netral Tertahan, Kini Iran Perbolehkan Lewati Selat Hormuz, Ini Daftarnya, Ada Indonesia?

Daftar Negara-negara Netral yang Bisa Lewati Selat Hormuz --DetikNews

BACAKORAN.CO - Otoritas Iran masih melakukan kebijakan blokade selektif di Selat Hormuz, jalur laut ini sangat strategis dan menjadi urat nadi atau sekitar seperlima pasokan minyak dan gas global.

Akses pelayaran di kawasan ini dibatasi secara spesifik berdasarkan afiliasi negara asal kapal.

Yang mana kapal dari negara yang berkonflik dengan Iran tidak boleh melintas, sementara akses terbatas diberikan kepada negara-negara netral, termasuk Indonesia.

Dilansir Bacakoran.co dari CNBC Indonesia, terkait perkembangan informasi kapal tanker asal Indonesia, pemerintah Iran telah memberikan lampu hijau.

BACA JUGA:Kapal Tanker Pertamina Diinfokan Tertahan di Teluk Arab, Iran Beri Sinyal Bisa Melintas Selat Hormuz!

BACA JUGA:Ratusan Kapal Tertahan, Pertamina Pride Jadi Sorotan di Tengah Penutupan Selat Hormuz!

Menurut pernyataan resmi pejabat Iran, semua negara selain AS, Israel, dan sekutunya tetap diperbolehkan melewati Selat Hormuz. Artinya:

- Negara-negara Eropa netral (misalnya Swiss, Austria, Irlandia) tetap bisa melintas.

- Negara Asia non-sekutu AS/Israel (seperti Jepang, Korea Selatan, India, Tiongkok) masih diizinkan.

- Negara-negara Timur Tengah yang tidak ikut menyerang Iran juga tetap bisa menggunakan jalur ini.

BACA JUGA:Ratusan Kapal Tertahan, Pertamina Pride Jadi Sorotan di Tengah Penutupan Selat Hormuz!

BACA JUGA:Klaim Bisa Lewat Selat Hormuz, Iran Bantah Steatment Trump Terkait Izin Melintas: Pernyataan Palsu Presiden AS

Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI), persetujuan ini merupakan hasil koordinasi intensif antara Kemlu RI, KBRI Teheran, pihak Pertamina, Kedutaan Besar Iran di Jakarta, dan otoritas terkait di Teheran.

Pemerintah Iran telah menyampaikan pertimbangan positif atas jaminan keamanan perlintasan armada kapal milik Pertamina Group di Selat Hormuz.

Kapal Negara Netral Tertahan, Kini Iran Perbolehkan Lewati Selat Hormuz, Ini Daftarnya, Ada Indonesia?

Yanti D.P

Yanti D.P


bacakoran.co - otoritas iran masih melakukan kebijakan blokade selektif di selat hormuz, jalur laut ini sangat strategis dan menjadi urat nadi atau sekitar seperlima pasokan minyak dan gas global.

akses pelayaran di kawasan ini dibatasi secara spesifik berdasarkan afiliasi negara asal kapal.

yang mana kapal dari negara yang berkonflik dengan iran tidak boleh melintas, sementara akses terbatas diberikan kepada negara-negara netral, termasuk indonesia.

dilansir bacakoran.co dari , terkait perkembangan informasi kapal tanker asal indonesia, pemerintah iran telah memberikan lampu hijau.

menurut pernyataan resmi pejabat iran, semua negara selain as, israel, dan sekutunya tetap diperbolehkan melewati selat hormuz. artinya:

- negara-negara eropa netral (misalnya swiss, austria, irlandia) tetap bisa melintas.

- negara asia non-sekutu as/israel (seperti jepang, korea selatan, india, tiongkok) masih diizinkan.

- negara-negara timur tengah yang tidak ikut menyerang iran juga tetap bisa menggunakan jalur ini.

berdasarkan keterangan resmi kementerian luar negeri republik indonesia (kemlu ri), persetujuan ini merupakan hasil koordinasi intensif antara kemlu ri, kbri teheran, pihak pertamina, kedutaan besar iran di jakarta, dan otoritas terkait di teheran.

pemerintah iran telah menyampaikan pertimbangan positif atas jaminan keamanan perlintasan armada kapal milik pertamina group di selat hormuz.

meski demikian, pelintasan tersebut belum dapat langsung dilakukan.

sebelumya presiden iran masoud pezeshkian telah memutuskan bahwa kapal yang tidak terafiliasi dengan amerika serikat dan israel bisa melintasi selat hormuz.

"iran telah mengambil langkah untuk memastikan keamanan pelayaran lewat jalur air ini dan akan melakukan koordinasi yang diperlukan bagi kapal yang tidak berafiliasi dengan pihak agresor," kata pezeshkian dalam percakapan telepon dengan perdana menteri pakistan shehbaz sharif, seperti dikutip kantornya seperti dilansir bacakoran.co dari , selasa (24/3/2026).

blokade selat hormuz dipicu oleh operasi as dan israel terhadap iran, kata presiden iran.

dari perwakilan tetap iran untuk organisasi maritim internasional (imo) ali mousavi mengatakan semua kapal, kecuali kapal "musuh", bisa melintasi selat hormuz asalkan berkoordinasi dengan iran.

sebelumya presiden amerika serikat (as) donald trump beri ultimatum terbaru kepada iran dalam aksi penutupan selat hormuz.

trump juga memberi waktu 48 jam kepada iran untuk buka selat yang krusial bagi ekonomi dunia itu atau listrik teheran akan padam.

dilansir afp, minggu (22/3/2026), donald trump memberi iran jangka waktu 48 jam untuk membuka selat hormuz bagi lalu lintas pelayaran atau menghadapi penghancuran infrastruktur energinya.

"jika iran tidak sepenuhnya membuka, tanpa ancaman, selat hormuz, dalam waktu 48 jam dari saat ini, amerika serikat akan menyerang dan menghancurkan berbagai pembangkit listrik mereka, dimulai dengan yang terbesar terlebih dahulu!" tulis trump di platform truth social miliknya.

sejak as dan israel melancarkan perang melawan iran pada 28 februari, iran secara efektif menutup selat tersebut sebagai pembalasan.

sebelumya iran resmi menutup selat hormuz pada maret 2026, yang menyebabkan produksi minyak di kawasan teluk persia anjlok hingga sekitar 7 juta barel per hari.

langkah ini membuat banyak negara, termasuk arab saudi, uea, bahrain, irak, dan kuwait, terpaksa membatasi produksi karena jalur ekspor utama mereka terhenti.

dampaknya, harga minyak dunia melonjak tajam dan cadangan strategis negara-negara konsumen energi mulai dilepas untuk menstabilkan pasokan.

apa maksud dari “kahar stop produksi minyak”?

- kahar di sini merujuk pada kondisi force majeure atau keadaan darurat yang tidak bisa dihindari.

- penutupan selat hormuz oleh iran membuat negara-negara produsen minyak tidak bisa menyalurkan ekspor.

- akibatnya, mereka terpaksa menghentikan produksi sementara karena tidak ada jalur distribusi yang aman.

- jadi, “kahar stop produksi minyak” berarti penghentian produksi bukan karena keinginan, melainkan karena keadaan darurat geopolitik.

pentingnya selat hormuz

- selat hormuz adalah jalur laut strategis yang menghubungkan teluk persia dengan laut arab.

- sekitar 20% perdagangan minyak dunia melewati selat ini setiap hari.

- penutupan selat otomatis memblokir ekspor minyak dari negara-negara teluk ke pasar global.

- kondisi ini menjadikan selat hormuz sebagai titik krisis energi dunia.

penutupan selat hormuz oleh iran adalah krisis geopolitik besar yang memaksa negara-negara teluk menghentikan produksi minyak secara darurat (kahar).

hal ini menekan pasokan global, menaikkan harga minyak, dan memicu pelepasan cadangan strategis oleh negara-negara konsumen energi.

bagi indonesia, kondisi ini menjadi peringatan penting untuk memperkuat ketahanan energi dan mengurangi ketergantungan pada impor minyak.

 

Tag
Share