Kapal Tanker Pertamina Diinfokan Tertahan di Teluk Arab, Iran Beri Sinyal Bisa Melintas Selat Hormuz!
Tapi, ia belum bisa memberikan waktu pasti kapan kapal-kapal tanker tersebut bisa melalui Selat Hormuz.--
BACAKORAN.CO - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI kabarkan Iran telah memberi sinyal positif bakal mengizinkan kapal tanker Indonesia melewati Selat Hormuz.
Seperti yang diketahui dua kapal Indonesia milik Pertamina masih tertahan di Teluk Arab atau Teluk Persia, dan belum bisa melewati Selat Hormuz.
Juru bicara Kemlu, Vahd Nabyl Mulachela, membeberkan pihaknya bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran tengah melakukan koordinasi dengan pihak Iran untuk keselamatan kedua kapal itu.
Nabyl mengungkapkan bahwa pemerintah Iran telah merespons positif permintaan pemerintahan Indonesia untuk membiarkan kedua kapal itu lewat.
BACA JUGA:Ratusan Kapal Tertahan, Pertamina Pride Jadi Sorotan di Tengah Penutupan Selat Hormuz!
“Dalam perkembangannya, telah terdapat tanggapan positif dari pihak Iran,” ujar Nabyl di Jakarta, dilansir Bacakoran.co dari Kompastv, Sabtu (28/3/2026).
Ia mengungkapkan langkah tindak lanjut telah dilakukan terkait aspek teknis dan operasional.
Tapi, ia belum bisa memberikan waktu pasti kapan kapal-kapal tanker tersebut bisa melalui Selat Hormuz.
PT Pertamina telah memastikan keselamatan awak kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) yang masih berada di Selat Hormuz.
BACA JUGA:Selat Hormuz: Iran Perbolehkan Semua Kapal Melintas Kecuali As dan Israel!
BACA JUGA:Ultimatum 48 Jam Trump ke Iran: Selat Hormuz Terancam Ditutup Total, Dunia Waspada Krisis Energi
“PIS bersama Kemlu tengah membahas teknis agar kedua kapal, yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro, dapat melintasi Selat Hormuz dengan aman,” ujar Pjs Corporate Secretary PIS Vega Pita.
Sebelumnya Iran dengan jelas mengizinkan hanya kapal-kapal sekutu yang dapat melintasi Selat Hormuz. Negara-negara mana saja?