Tidak Hanya Manado, Gempa Bitung Magnitudo 7,6 Terasa Kuat Ternate dan Gorontalo, BMKG: Berpotensi Tsunami
llustrasi. Kepanikan warga Manado akibat guncangan Gempa Bitung M7,6. BMKG resmi merilis peringatan dini tsunami Sulut--AI
BACAKORAN.CO - Peristiwa gempa Bitung magnitudo 7,6 memicu kepanikan luar biasa di Kota Manado pada Kamis pagi (2/4).
Guncangan hebat ini terjadi akibat pergeseran tektonik di perairan laut dalam yang langsung memicu peringatan dini tsunami Sulawesi Utara oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Guncangan yang dirasakan secara meluas ini membuat warga segera menghentikan aktivitas pagi mereka demi menghindari risiko reruntuhan.
Berdasarkan data termutakhir, gempa Bitung magnitudo 7,6 ini terjadi pada pukul 05.48 WIB atau 06.48 Wita.
Posisi episentrum berada di 129 kilometer arah tenggara Bitung.
Menyusul kejadian tersebut, status peringatan dini tsunami Sulawesi Utara dan Maluku Utara langsung menyala sebagai langkah antisipasi utama bagi masyarakat pesisir.
BACA JUGA:Ledakan di SPBE Cimuning Bekasi Bakar Sejumlah Rumah Warga dan Kios, Polisi Dirikan Posko
Kekuatan gempa Bitung magnitudo 7,6 sangat dirasakan di ibu kota provinsi. Guncangan yang berlangsung sekitar 1 menit lebih itu memaksa sejumlah warga berlarian keluar rumah.
Di tengah situasi darurat ini, peringatan dini tsunami Sulawesi Utara menjadi fokus informasi yang terus dipantau oleh otoritas setempat untuk mencegah jatuhnya korban jiwa.
Kesaksian Warga Hadapi Guncangan Kuat
Efek langsung dari gempa Bitung magnitudo 7,6 ini merambat hingga ke kawasan permukiman dan jalan raya.
Bunyi perabotan yang berbenturan terdengar jelas di berbagai perumahan, menandakan besarnya energi seismik yang dilepaskan.
"Gempa ini kuat sekali, bahkan bunyi kuat dari beberapa perabotan rumah tangga kami," kata Deysi, salah itu ibu rumah tangga di Kelurahan Malalayang, Kota Manado.
BACA JUGA:TNI Gugur dalam Serangan Israel ke Libanon Bertambah, Ini Identitasnya!
Kondisi serupa dialami oleh para pengguna jalan.