bacakoran.co

Viral! 5 Oknum TNI dan 1 Polisi Diduga Keroyok Warga di Kafe Torut Gegara Tak Diberi Miras

Kasus pengeroyokan di Kafe Valeri Toraja Utara libatkan oknum TNI dan polisi, video viral, korban luka. Proses hukum kini jadi sorotan publik./Kolase Bacakoran.co--Instagram @infotoraja

Viral! 5 Oknum TNI dan 1 Polisi Diduga Keroyok Warga di Kafe Torut Gegara Tak Diberi Miras

Rida Satriani

Rida Satriani


toraja utara, bacakoran.co – kasus dugaan pengeroyokan yang melibatkan lima dan satu anggota di kabupaten toraja utara, sulawesi selatan, tengah menjadi sorotan publik. 

peristiwa yang terjadi di kafe valeri, jalan pongtiku, rantepao, pada rabu (1/4/2026) malam ini bukan hanya menimbulkan korban luka, tetapi juga memicu perhatian serius dari institusi terkait.

kronologi kejadian di kafe valeri

dalam rekaman video yang beredar di media sosial, terlihat seorang pria dikeroyok oleh sejumlah pria bertubuh kekar. 

aksi kekerasan itu bahkan menggunakan kursi dan meja sebagai alat untuk menyerang. 

seorang wanita yang berusaha melerai justru ikut menjadi korban pukulan.

menurut keterangan saksi yang dibagikan di facebook, insiden bermula dari permintaan seorang oknum tni yang meminta minuman dari meja pengunjung. 

karena tidak direspons, situasi berubah menjadi keributan yang berujung pengeroyokan.

korban dan laporan polisi

sedikitnya empat orang menjadi korban dalam insiden ini, terdiri dari dua pria dan dua wanita. 

mereka mengalami luka di kepala serta sekujur tubuh. laporan resmi telah diterima oleh pihak kepolisian setempat.

kasi propam polres toraja utara, iptu damianus, menegaskan bahwa pihaknya sedang mendalami kasus tersebut. 

“untuk sementara kita sudah terima laporan dan sementara kita lidik. jika terbukti, pelaku akan diproses pidana,” ujarnya.

tindakan dari pihak tni

komandan kodim 1414 tana toraja, letkol inf armal, mengonfirmasi bahwa lima anggota tni telah diamankan. 

“anggota yang terlibat sudah kita amankan dan akan kita naikkan kasusnya ke pom tni. sejauh mana keterlibatan masing-masing masih didalami,” jelasnya.

armal menambahkan, identitas para terduga pelaku belum bisa dipublikasikan karena masih dalam proses pemeriksaan. 

ia memastikan bahwa sanksi akan diberikan sesuai aturan dan peran masing-masing anggota.

viral di media sosial

kasus ini semakin menyita perhatian setelah video pengeroyokan viral di facebook. 

publik mengecam keras tindakan oknum aparat yang seharusnya menjadi pelindung masyarakat. 

banyak warganet menuntut transparansi dan penegakan hukum yang adil, tanpa pandang bulu.

proses hukum dan harapan publik

kapolres toraja utara, akbp stephanus luckyto andry wicaksono, hingga kini belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan keterlibatan anggotanya. 

namun, pihak kepolisian memastikan bahwa penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh.

masyarakat berharap kasus ini tidak berhenti pada pemeriksaan internal, melainkan benar-benar diproses secara hukum agar memberikan efek jera dan menjaga kepercayaan publik terhadap institusi negara.

Tag
Share