bacakoran.co

Tragis! Tuan Rumah Tewas Dibacok Preman di Purwakarta Usai Tak Berikan Uang Miras

Pesta pernikahan di Purwakarta berubah tragedi. Tuan rumah tewas dianiaya preman kampung, suasana bahagia mendadak jadi mencekam./Kolase Bacakoran.co--Instagram @feedgramindo

Tragis! Tuan Rumah Tewas Dibacok Preman di Purwakarta Usai Tak Berikan Uang Miras

Rida Satriani

Rida Satriani


purwakarta, bacakoran.co - suasana bahagia dalam di kampung cikumpay ptpn, desa kertamukti, kecamatan campaka, kabupaten purwakarta, jawa barat, mendadak berubah menjadi tragedi memilukan pada sabtu (4/4/2026). 

tuan rumah bernama dadang dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi korban penganiayaan brutal oleh sekelompok pria yang diduga preman kampung.

dari pesta bahagia menjadi mencekam

peristiwa bermula saat acara pernikahan anak korban sedang berlangsung. 

sejumlah pria datang ke lokasi dan meminta uang kepada tuan rumah. 

permintaan tersebut diduga untuk membeli minuman keras. 

namun, dadang menolak memberikan uang. 

penolakan itu justru memicu kemarahan para pelaku hingga membuat keributan di tengah tamu undangan.

situasi yang semula penuh kebahagiaan berubah drastis. 

korban yang tengah sibuk mengurus jalannya acara mendadak menjadi sasaran amukan. 

ia dianiaya secara brutal menggunakan benda keras, diduga kayu balok, hingga terkapar tak sadarkan diri di lokasi kejadian.

kepanikan tamu dan jeritan keluarga

dalam rekaman video amatir yang beredar luas, terlihat suasana kacau dengan tamu berlarian menyelamatkan diri. 

jeritan histeris keluarga pecah, sementara istri korban, juju, dilaporkan pingsan karena syok melihat suaminya terkapar bersimbah darah. 

warga sekitar berusaha memberikan pertolongan sebelum korban akhirnya dibawa ke rsud bayu asih purwakarta.

hingga sabtu malam pukul 20.35 wib, jenazah korban masih berada di rumah sakit untuk menjalani prosedur medis dan kepentingan penyelidikan.

polisi bergerak cepat

kapolres purwakarta akbp i dewa putu gede anom danujaya melalui kasi humas akp enjang sukandi membenarkan adanya insiden tersebut. 

“diduga ada sekelompok orang membuat keributan di acara hajatan yang berujung pada aksi pemukulan hingga korban tidak sadarkan diri,” ujarnya.

polisi langsung bergerak cepat dengan mengamankan terduga pelaku tak lama setelah kejadian. 

hingga kini, penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mendalami motif dan peran masing-masing pelaku. 

warga setempat menyebut kelompok tersebut memang dikenal kerap meresahkan lingkungan dengan tindakan premanisme.

Tag
Share