Trump Janji Buka Selat Hormuz Segera, Dampak Besar bagi Pasokan Energi Global
Konflik AS-Iran Memanas, Trump Targetkan Selat Hormuz Segera Dibuka--
Ketika jalur ini terganggu, efek domino langsung terasa di pasar global, termasuk lonjakan harga minyak dan ketidakpastian ekonomi di berbagai negara.
Di sisi lain, Trump juga dikabarkan kecewa terhadap sekutu-sekutunya di NATO yang dinilai belum memberikan dukungan maksimal dalam upaya mengamankan jalur tersebut.
BACA JUGA:Cek Nama Kamu! Daftar Bansos April 2026 Mulai Disalurkan, Jangan Sampai Kelewat!
BACA JUGA:Terbongkar! Pegawai Gadungan KPK Peras Anggota DPR dengan Modus Licik
Hal ini terungkap setelah pertemuannya dengan Sekjen NATO, Mark Rutte, yang membahas pentingnya komitmen konkret dari negara-negara Eropa.
Sebelumnya, pada 7 April 2026, Trump mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu dengan Iran.
Kesepakatan tersebut mencakup penghentian serangan militer AS dengan syarat Iran membuka kembali akses Selat Hormuz.
Namun, hingga kini, aktivitas pelayaran di kawasan itu masih belum sepenuhnya pulih.
BACA JUGA:Santri di Grobogan Jadi Korban Begal dan Bacok, Kini 2 Pelaku Ditangkap
BACA JUGA:Terbongkar! Pegawai Gadungan KPK Peras Anggota DPR dengan Modus Licik
Konflik ini tidak hanya berdampak pada sektor energi, tetapi juga mengguncang pasar keuangan global.
Ketidakpastian geopolitik membuat investor lebih berhati-hati, sementara harga minyak terus berfluktuasi mengikuti perkembangan situasi di Timur Tengah.
Dengan kondisi yang masih dinamis, dunia kini menunggu langkah konkret dari Amerika Serikat dan sekutunya dalam memastikan Selat Hormuz kembali beroperasi normal.
Jika berhasil, hal ini berpotensi meredakan tekanan pada pasar energi global dan menstabilkan harga minyak dunia.