Riza Chalid Gesit dan Masih Buron, Kejagung Didesak untuk Fokus Kejar Tersangka Korupsi Minyak!
Masih Jadi DPO, Kejaksaan Agung Didesak Kejar Riza Chalid Sampai Dapat--Kompas.com
BACAKORAN.CO - Nama Riza Chalid kembali jadi sorotan publik dan sosok yang dikenal gesit dalam dunia bisnis minyak ini masih berstatus buron.
Hal ini membuat masyarakat bertanya-tanya, sejauh mana keseriusan Kejaksaan Agung dalam mengejar tersangka kasus korupsi yang merugikan negara triliunan rupiah?
Kasus ini bukan sekadar soal satu orang tapi Riza Chalid dianggap sebagai simbol betapa sulitnya menjerat aktor besar di balik skandal minyak.
Publik pun mendesak agar Kejagung tidak kehilangan fokus, karena keberhasilan menangkap buronan ini akan menjadi ujian nyata komitmen pemberantasan korupsi di sektor energi.
BACA JUGA:Di Persidangan, Kerry Riza Ungkap Peran Sang Ayah dalam Akuisisi Terminal OTM, Terlibat Jauh?
Pakar hukum pidana Universitas Tarumanagara (Untar), Hery Firmansyah, telah mengingatkan untuk aparat penegak hukum agar lebih mengedepankan efektivitas kerja lapangan dibanding sekadar narasi publik.
Ia juga menekankan transparansi memang penting tapi strategi yang terlalu terbuka justru berisiko memberi celah bagi pelaku untuk mengantisipasi langkah hukum aparat.
Sebelumnya dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta pada 31 Maret 2026, Kerry Adrianto Riza putra pengusaha Riza Chalid mengungkap bahwa sang ayah berperan penting dalam akuisisi Terminal BBM Orbit Terminal Merak (OTM).
Riza Chalid disebut memberikan personal guarantee untuk pendanaan akuisisi.
Sampai proses pembelian terminal dari Oiltanking Merak bisa terlaksana dan kemudian disewa oleh Pertamina.
Jaksa lantas bertanya ke Kerry, bahwa adakah diskusi dengan ayah dan pamannya, yakni Riza Chalid dan Irawan Prakoso, saat berniat mengakuisisi saham tersebut.
BACA JUGA:Kasus Korupsi Pertamina: Kerry Adrianto Riza Dijatuhi 15 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar!