Laporan Tak Digubris Polisi, Warga Panipahan Riau Nekat Gruduk dan Bakar Rumah Bandar Narkoba
Warga Panipahan nekat bakar rumah terduga bandar narkoba usai kecewa pada aparat. Kapolsek dicopot, aksi ini jadi sorotan publik dan media sosial./Kolase Bacakoran.co--Instagram @feedgramindo
RIAU, BACAKORAN.CO – Warga Panipahan nekat bakar rumah terduga bandar narkoba usai kecewa pada aparat.
Aksi warga Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, kembali menjadi sorotan publik setelah mereka nekat menyerbu dan membakar rumah terduga bandar narkoba.
Peristiwa ini mencerminkan akumulasi kekecewaan masyarakat terhadap lambannya respons aparat dalam menangani laporan peredaran narkoba yang meresahkan lingkungan.
Emak-Emak di Garda Terdepan
Meski tanpa digaji, sejumlah emak-emak di Panipahan justru tampil paling depan dalam aksi berantas narkoba.
Mereka bersama warga lain mendatangi tempat hiburan malam yang diduga menjadi lokasi peredaran narkoba.
BACA JUGA:Waduh, Pengedar Narkoba di Campang Tiga Hulu Punya Senpi dengan 6 Peluru, Untung Tak Sempat Melawan
Aksi ini berujung pada penggerebekan dan penutupan tempat dugem oleh aparat setelah warga terlebih dahulu bertindak.
Polisi akhirnya memasang garis polisi (police line) di lokasi tersebut.
Amarah Warga Memuncak
Kekecewaan warga terhadap aparat yang dianggap lamban membuat amarah memuncak.
Dalam video viral di TikTok, seorang orator dengan nada tinggi memperingatkan aparat kepolisian agar tidak membiarkan masyarakat bertindak sendiri.
“Kalau Bapak biarkan kami masyarakat bertindak, Pak. Bahaya, Pak!” ucapnya di hadapan Kapolsek Panipahan, Iptu Robiansyah.
Warga mengaku sudah berulang kali melaporkan dugaan aktivitas narkoba, namun tidak ada tindakan nyata.
Akhirnya, ratusan warga mendatangi rumah terduga bandar narkoba berinisial Ali.
Situasi yang awalnya berupa protes berubah ricuh hingga berujung pada pembakaran rumah bertingkat tersebut.