bacakoran.co

Laporan Tak Digubris Polisi, Warga Panipahan Riau Nekat Gruduk dan Bakar Rumah Bandar Narkoba

Warga Panipahan nekat bakar rumah terduga bandar narkoba usai kecewa pada aparat. Kapolsek dicopot, aksi ini jadi sorotan publik dan media sosial./Kolase Bacakoran.co--Instagram @feedgramindo

BACA JUGA:Viral! Oknum TNI Ditangkap Usai Transaksi Narkoba di Jaktim

Aksi main hakim sendiri ini memicu beragam reaksi di media sosial. 

Sebagian netizen menyayangkan tindakan anarkis, namun banyak pula yang menyoroti lambannya aparat dalam merespons laporan masyarakat. 

Warga menegaskan bahwa tujuan mereka bukan untuk bertindak brutal, melainkan ingin lingkungan bersih dari narkoba. 

“Kalau aparat cepat bertindak, mungkin ini tidak akan terjadi,” ujar salah seorang warga.

Langkah Tegas Polri

BACA JUGA:Pria Asal Malang Dikeroyok dan Mobil Dirusak Debt Collector di Bali, Ternyata Pelaku Positif Narkoba

Menyusul kejadian tersebut, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengambil langkah tegas dengan mencopot Kapolsek Panipahan Iptu Robiansyah dan Kanit Reskrim Aipda Rahmat Ilyas. 

Pencopotan ini menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut.

Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen Polri untuk merespons dinamika sosial yang berkembang, serta memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan hukum yang semestinya.

Laporan Tak Digubris Polisi, Warga Panipahan Riau Nekat Gruduk dan Bakar Rumah Bandar Narkoba

Rida Satriani

Rida Satriani


riau, bacakoran.co – panipahan nekat bakar rumah terduga bandar usai kecewa pada aparat.

aksi warga panipahan, kecamatan pasir limau kapas, kabupaten rokan hilir, riau, kembali menjadi sorotan publik setelah mereka nekat menyerbu dan membakar rumah terduga bandar narkoba. 

peristiwa ini mencerminkan akumulasi kekecewaan masyarakat terhadap lambannya respons aparat dalam menangani laporan peredaran narkoba yang meresahkan lingkungan.

emak-emak di garda terdepan

meski tanpa digaji, sejumlah emak-emak di panipahan justru tampil paling depan dalam aksi berantas narkoba. 

mereka bersama warga lain mendatangi tempat hiburan malam yang diduga menjadi lokasi peredaran narkoba. 

aksi ini berujung pada penggerebekan dan penutupan tempat dugem oleh aparat setelah warga terlebih dahulu bertindak. 

polisi akhirnya memasang garis polisi (police line) di lokasi tersebut.

amarah warga memuncak

kekecewaan warga terhadap aparat yang dianggap lamban membuat amarah memuncak. 

dalam video viral di tiktok, seorang orator dengan nada tinggi memperingatkan aparat kepolisian agar tidak membiarkan masyarakat bertindak sendiri. 

“kalau bapak biarkan kami masyarakat bertindak, pak. bahaya, pak!” ucapnya di hadapan kapolsek panipahan, iptu robiansyah.

warga mengaku sudah berulang kali melaporkan dugaan aktivitas narkoba, namun tidak ada tindakan nyata. 

akhirnya, ratusan warga mendatangi rumah terduga bandar narkoba berinisial ali. 

situasi yang awalnya berupa protes berubah ricuh hingga berujung pada pembakaran rumah bertingkat tersebut.

sorotan publik dan media sosial

aksi main hakim sendiri ini memicu beragam reaksi di media sosial. 

sebagian netizen menyayangkan tindakan anarkis, namun banyak pula yang menyoroti lambannya aparat dalam merespons laporan masyarakat. 

warga menegaskan bahwa tujuan mereka bukan untuk bertindak brutal, melainkan ingin lingkungan bersih dari narkoba. 

“kalau aparat cepat bertindak, mungkin ini tidak akan terjadi,” ujar salah seorang warga.

langkah tegas polri

menyusul kejadian tersebut, kapolda riau irjen pol herry heryawan mengambil langkah tegas dengan mencopot kapolsek panipahan iptu robiansyah dan kanit reskrim aipda rahmat ilyas. 

pencopotan ini menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut.

langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen polri untuk merespons dinamika sosial yang berkembang, serta memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan hukum yang semestinya.

Tag
Share