Petani Ditikam di Kebun Karet, Tak Ada Saksi Polisi Kesulitan Ungkap Motif Kejadian
Polisi dari Polres Banyuasin mengunjungi rumah korban duka . (foto : akda/sumeks)--
BACAKORAN.CO -- Peristiwa penganiayaan yang merenggut korban jiwa seorang petani karet, Sabtu sore 11 April 2026, sekira pukul 18.30 WIB terjadi di Dusun III Desa Lubuk Karet Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Alamsyah alias Bahadur (33) seorang petani warga dusun tersebut menderita luka parah di bagian dada akibat ditikam oleh pelaku yang belum diungkap ke media identitasnya.
Korban ditikam pelaku di kebun karet di belakang Rumah Kepala Dusun III, yaitu Yanto. Korban sempat dilarikan warga ke RSUD Banyuasin, namun karena lukanya parah dan banyak mengeluarkan darah, korban tak sadarkan diri dan kemudian tewas.
Peristiwa ini langsung dilaporkan aparat pemerintah dan warga ke Polres Banyusain.
BACA JUGA:Dikejar Hingga ke Lampung, 3 Komplotan Perampok yang Tembak Petani di OKU Timur Tertangkap
Sabtu malam, Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino didampingi Kapolsek Betung Iptu Riady Sasongko beserta sejumlah anggota Reskrim turun langsung ke lokasi kejadian.
"Anggota reserse sudah di lapangan, kita akan tangkap (pelaku) untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,"kata Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino. Hanya saja dia belum mau mengungkap identitas terduga pelaku kepada media.
Usai meninjua lokasi dan memantau petugas yang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara, Kapolres Banyuasin juga mengunjungi rumah duga dan memberikan santunan kepada keluarga korban.
Kapolres Banyuasin mengucapkan belasungkawa yang sedalam dalam atas meninggalnya korban.
BACA JUGA:Indonesia Gagal Juara di ASEAN Futsal Championship 2026
BACA JUGA:Live di Indosiar, Ini Jadwal Timnas Indonesia U17 Melawan Timor Leste
Kanit Reskrim Polsek Betung Aiptu Anton Amri mengaku sedikit kesulitan mengungkap motif kejadian itu. Sebab korban yang terluka tidak sempat memberikan penjelasan, sementara tidak ada saksi yang melihat langsung korban dianiaya. "Motif belum tahu, karena di TKP tidak ada saksi,"katanya.
Keterangan lainnya mengenai penganiayaan itu, korban yang terluka sore menjelang malam itu sempat mencari pertolongan warga.
Korban mengalami luka robek di dada sebelah kanan, luka lecet jari jempol kaki kiri, luka robek dengkul kanan dan luka robek pelipis kanan. Diduga korban di tikam dan dibacok pelaku.
Korban kemudian bertemu dengan dua warga yaitu Diki dan Obet. Melihat korban yang terluka, kedua saksi membawa korban ke rumah Kepala Desa Lubuk Karet dan langsung dibawa ke RSUD Banyuasin menggunakan mobil ambulance. Dalam perjalanan korban menghembuskan nafas terakhirnya.
BACA JUGA:Laporan Tak Digubris Polisi, Warga Panipahan Riau Nekat Gruduk dan Bakar Rumah Bandar Narkoba
BACA JUGA:Protokol Keamanan Iran Sebabkan Dua Kapal Pertamina Belum Bisa Melintas, Ini Penjelasan Teheran!
Pihak kepolisian sendiri masih kesulitan untuk mengungkap kasus ini, karena tidak ada saksi yang melihat kejadian itu secara langsung. "Motif belum tahu, karena di TKP tidak ada saksi,"kata Aiptu Anton Amri Kanit Reskrim Polsek Betung.