Langit Indonesia Dijual Bebas ke Amerika Lewat Blanked Overflight Clearance, Apa Itu?
Perjanjian Blanked Overflight Clearance dinilai rugikan kedaulatan Indonesia--
BACAKORAN.CO - Ketika Eropa, negara-negara Teluk, Amerika-Selatan hingga Afrika menjauh, Indonesia malah mendekat ke Amerika Serikat lewat perjanjian Blanked Overflight Clearance.
Akan ada kesepakatan pada 15 April 2026, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin ketemu dengan Pete Hegseth di Washington.
Jika disepakati, ini bukan cuma kerja sama militer biasa, tapi pemberian "blank cheque" ke Amerika Serikat untuk menggunakan wilayah udara Indonesia.
Detail usulan Amerika Serikat (AS) adalah:
BACA JUGA:Sempat Ngotot Izin Melintas, Kini Amerika Serikat Sebut Tak Butuh Selat Hormuz, Kenapa?
1. Blanket Overflight Clearance:
Indonesia memberikan izin terbang massal untuk semua pesawat militer AS. Artinya, pesawat AS tidak perlu mengajukan izin satu per satu setiap mau melintas.
2. Notifikasi, Bukan Permohonan:
Sistemnya adalah "notification-based". AS cukup memberi tahu, bukan minta izin, bahwa pesawat mereka mau lewat.
Begitu terus sampe ada pemberitahuan pembatalan dari AS. Ini artinya menghilangkan kendali Indonesia atas lalu lintas udara militernya sendiri.
3. Ruang Lingkup Luas:
Izin ini diberikan untuk "contingency operations, crisis response missions, and mutually agreed exercise-related activities." Frasa "contingency operations" dan "crisis response" ini sangat lentur dan bisa dimaknai macam-macam, termasuk operasi militer besar.
BACA JUGA:Presiden Amerika Segera Tarik Semua Pasukan, Klaim Perang Berakhir dalam Tiga Minggu, Kewalahan?