Megawati Bantu JPE Sikat Gresik Phonska di Grand Final Proliga 2026, Rekan Setim Beberkan Kunci Kemenangan ?
JPE tampil dominan ketika hadapi Gresik Phonska-PBVSI-
Set keempat, berjalan jauh lebih kompetitif. Phonska Plus yang enggan menyerah berupaya keras memaksakan full set.
Namun, sosok Irina Voronkova kembali menjadi momok bagi pertahanan Gresik. Pemain asal Rusia tersebut tampil sangat dominan di poin-poin kritis.
Melalui reli-reli panjang dan pertahanan solid dari Shindy Saskia, JPE akhirnya menyudahi perlawanan Phonska Plus dengan 25-21.

Grssik Phonska harus akui keunggulan JPE pada leg 1 Grand Final Proliga 2026-PBVSI-
Dengan hasil ini, JPE unggul agregat 1-0 atas Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia. Kemenangan ini menjadi modal psikologis yang sangat besar bagi JPE untuk mengunci gelar juara di pertemuan berikutnya.
BACA JUGA:Top! Gresik Phonska Plus Lolos Grand Final Proliga 2026
Usai pertandingan pelatih JPE Bullent Karsioglu mengatakan bahwa untuk menuju juara pihaknya akan melangkah satu persatu. Ia juga mengaku cuaca sangat panas,.
"Meski cuaca cukup panas, tapi kami bisa menciptakan kondisi yang baik untuk menang," kata Bullent.
Pelatih asal Turki ini juga menyampaikan, sempat melakukan ritme permainan, "Yang jelas kami akan membuat kejutan lagi besok," tukas Bullent.
Kapten tim JPE, Tisya Amallya mengatakan, kunci kemenangan ini adalah sabar.
BACA JUGA:Juara Bertahan Proliga Bhayangkara Presisi Masih Butuh Modal ke Grand Final, Ini Syaratnya
"Kami sempat deg-degan setelah kalah di set 1. Tapi terus terang kami hari ini bermain lebih sabar," kata kapten tim JPE Tisya Amallya.
Kemudian Pelatih Phonska Plus Alessandro Lodi mengaku kecewa. Para pemain tidak bisa bermain dengan baik.
"Hari ini kita tidak cukup baik. Dan saya akui Pertamina bermain lebih baik," kata Lodi.
Ia pun akan berusaha memperbaiki timnya.
