Begal di OKI yang Tikam Siswa SD Hingga Tewas Tertangkap Saat Hendak Kabur ke Jambi
Keterangan Pers ungkap kasus begal yang tewaskan siswa SD di OKI. (foto : ist)--
BACAKORAN.CO -- Tim gabungan Polsek Pangkalan Lampam, Satreskrim Polres Ogan Komering Ilir (OKI) dan Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan, Senin 27 April 2026 berhasil mengungkap kasus tewasnya MSA (12), siswa kelas 6 Sekolah Dasar (SD) di OKI.
Diketahui korban MSA pada Kamis pagi (16/4) ditemukan tergeletak tak bernyawa di kebun karet milik warga di Desa Sunggutan Besar Kecamatan Pangkalan Lampam Kabupaten OKI.
Polisi dibantu salah satu tokoh masyarakat H Imron berhasil menangkap pelaku yang menikam korban hingga tewas dengan 8 luka tusuk di tubuhnya. Pelakunya ternyata adalah M (23) warga Desa Parigi Kecamatan Pangkalan Lampam, OKI yang dikenal korban.
Pria itu disergap polisi di wilayah perbatasan antara Pangkalan Lampam dan Banyuasin saat hendak kabur ke Provinsi Jambi, Senin (27/4) sekira pukul 10.00 WIB.
BACA JUGA:Begal Bacok Siswi MAN 1 Sekayu yang Hendak Berangkat Sekolah, Tangan Nyaris Putus
Dari keterangan sementara yang diperoleh petugas, pelaku menghabisi korban dan membawa kabur sepeda motor yang dibawanya karena sakit hati akibat sering diejek korban."Motifnya diduga kerena pelaku sakit hati terhadap korban,"jelas Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto dalam keterangan persnya kepada wartawan di Mapolres OKI.
Lebih lanjut kata Eko Ribiyanto, setelah menerima laporan kejadian itu, Unit Reskrim Polsek Pangkalan Lampam, Satreskrim Polres OKI dan Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel langsung berkoordinasi melakukan penyelidikan.
Polisi berhasil mengorek keterangan sejumlah saksi serta beberapa praduga kejadian yang mengakibatkan korban mengalami luka tusuk di ulu hati, pinggang kanan yang menembus hati, leher, serta dada serta hilangnya ponsel milik korban serta sepeda motor yang di pinjam korban dari temannya.
Dilihat dari luka, dugaan awal jika korban diyakini bukan tewas akibat dibegal biasa alias dihabisi karena melawan pelaku begal atau berkelahi dengan teman sebaya.
BACA JUGA:17 Atlet Voli Putri Disiapkan PBVSI untuk Hadapi 3 Ajang Internasional, Ada Nama Megawati
Karena itulah polisi menduga jika pelaku diduga lebih dewasa dari korban dan mendalami motif lain hingga pelaku menghabisi korban secara sadis. Polisi kemudian juga melacak ponsel serta sepeda korban yang hilang.
Upaya polisi membuahkan hasil, polisi mendapakan informasi identitas pelaku. Senin pagi polisi yang melakukan penyelidikan jika pelaku hendak berupaya kabur ke luar wilayah OKI. Polisi akhirnya berhasil menyergap pelaku di wilayah perbatasan OKI dengan Kabupaten Banyuasin.