Perkuat Satgas Pencegahan Haji Ilegal, 3 WNI Ditangkap di Arab Saudi
Jamaah haji ketika sampai di Makkah-Kemenhaj-
BACAKORAN.CO - Kemenhaj memperkuat satuan tugas atau Satgas Pencegahan Haji Ilegal. Satgas ini bagian dari upaya Pemerintah memperkuat langkah pencegahan dan penindakan terhadap praktik haji ilegal.
Satgas ini adalah penguatan koordinasi lintas lembaga antara Kemenhaj dan Polri.
Ini sebagaimana diungkapkan Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak bersama Wakapolri Dedi Prasetyo saat up date perkembangan penanganan haji non-prosedural dan penguatan Satgas Pencegahan Haji Ilegal.
Satgas tersebut melibatkan unsur Polri, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta Kemenhaj untuk mengawasi, mencegah, sekaligus menindak praktik penipuan dan keberangkatan haji ilegal yang marak menjelang puncak musim haji 1447 H/2026 M.
BACA JUGA:15.349 Jamaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Suci, 1 Jamaah Meninggal
“Kami melakukan update perkembangan penanganan haji ilegal. Praktik penipuan melalui iklan-iklan haji palsu masih terjadi dan ini membutuhkan kerja bersama lintas institusi, termasuk dukungan penuh dari Polri,” ujar Dahnil.
Dalam pertemuan tersebut, Wamenhaj mengungkapkan bahwa aparat keamanan Arab Saudi telah menangkap tiga warga negara Indonesia yang diduga terlibat praktik penipuan dan promosi haji ilegal di Saudi.
“Ada tiga WNI yang ditangkap di Saudi dengan modus penipuan dan iklan haji palsu. Pemerintah terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan aparat Saudi terkait proses hukum maupun pendampingannya,” jelas Dahnil.
Ia menegaskan, pemerintah tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga memperkuat langkah preventif agar masyarakat tidak menjadi korban modus keberangkatan haji non-prosedural.
BACA JUGA: 391 Jamaah Haji Kloter Pertama Segera Terbang ke Tanah Suci, Menhaj : Semua Wajib Pakai Visa Resmi
Sebagai bagian dari penguatan tata kelola penyelenggaraan haji, pemerintah juga bersepakat menambah keterlibatan unsur Polri dalam operasional haji di Arab Saudi.

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak bersama Wakapolri Dedi Prasetyo memberikan up date perkembangan penanganan haji non-prosedural dan penguatan Satgas Pencegahan Haji Ilegal.-Kemenhaj-
“Kami bersepakat akan ada tambahan personel Polri di Saudi untuk mendukung tata kelola, pengamanan, serta kenyamanan jemaah Indonesia. Ke depan, struktur Amirul Hajj juga akan melibatkan unsur Polri,” katanya.
Pada penyelenggaraan haji tahun ini, Wakapolri turut mendampingi Amirul Hajj dalam memastikan aspek keamanan dan perlindungan jemaah selama operasional berlangsung.