bacakoran.co – kasus pembunuhan lansia di pekanbaru akhirnya menemui titik terang setelah pihak kepolisian berhasil meringkus para .
penangkapan tersangka ini langsung menyita perhatian publik, terutama karena kondisi salah satu pelaku pria yang tampak babak belur saat diamankan.
masyarakat merasa lega karena misteri dan kekejaman di balik tewasnya korban kini mulai terungkap secara hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.
informasi mengenai penangkapan ini pertama kali mencuat dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. berdasarkan pantauan dari akun threads mentari_gea yang diunggah pada 3 mei 2026, beredar sejumlah potret para pelaku pembunuhan setelah ditangkap polisi.
unggahan yang telah mendapat 1.400 suka, 379 balasan, dan 194 kiriman tersebut memperlihatkan suasana saat para tersangka diamankan.
"akhirnya tertangkap juga pembunuhan di pekanbaru. salfok dengan benda yang ada di tangan cewek baju hitam," tulis akun tersebut dalam keterangan fotonya.
terdapat dua pelaku wanita yang terlihat duduk di dalam ruang pemeriksaan kantor polisi dengan mengenakan masker.
sementara itu, foto lain memperlihatkan seorang pelaku pria berdiri di luar ruangan dengan kondisi tangan terborgol.
menariknya, wajah pelaku pria tersebut terlihat membengkak secara signifikan, yang kerap diistilahkan sebagai hasil dari salam olahraga pihak berwajib.
selain itu, para pelaku juga terlihat memegang alat tes narkoba untuk penyelidikan lebih lanjut.
reaksi warganet pun membanjiri kolom komentar terkait kondisi fisik dan gestur para pelaku kasus pembunuhan tersebut.
"wajah pelaku laki2nya diciumi lebah ya... menggemuk gitu," tulis @catherinell0yd.
di sisi lain, banyak netizen yang merasa geram dengan gestur pelaku wanita, khususnya yang mengenakan baju hitam dan disebut-sebut sebagai mantan menantu korban.
"cewek baju hitam, mantan menantu kepala nya tegak terus. dia tampak tidak menyesali perbuatannya," tulis @boxkerlip.
sorotan tajam juga datang dari irma_ayup yang menyayangkan pengkhianatan kepercayaan korban dengan menuliskan dugaan bahwa pelaku dipersilakan masuk karena masih dianggap keluarga.
ketegasan aparat kepolisian dalam menangani kasus kriminal berat ini mendapat apresiasi penuh dari masyarakat luas. analisis publik menilai bahwa penerapan tes narkoba menjadi langkah krusial untuk mengetahui motif dan tingkat kesadaran pelaku saat melancarkan aksi kejinya.
"pembelajaran bagi semua begal, jgn sampai ada niat membunuh. utk kasus pembunuhan, polri selalu akan memburu sampai ke liang semut bahkan ke liang kubur. sia2lah pekerjaanmu," tulis opraynierdoli.
menantu dalang pembunuhan sadis! suruh selingkuhan hantam lansia dumaris pakai balok kayu di rumah, jejaknya?
tragedi perampokan sadis menewaskan seorang lansia bernama dumaris deniwati boru sitio berumur 60 tahun di kecamatan rumbai pesisir, kota , pada 29 april 2026.
kejadian pembunuhan ini menjadi sorotan publik karena terekam jelas oleh kamera cctv rumah korban, mengungkap pengkhianatan dari orang terdekat yang tak disangka.
pihak kepolisian memastikan bahwa dalang utama di balik aksi perampokan sadis pekanbaru ini adalah menantu korban sendiri wanita berinisial af, yang merencanakan pembunuhan lansia rumbai tersebut bersama selingkuhan dan teman-temannya.
bagi kamu yang mengikuti perkembangan kasus menantu bunuh mertua ini, rekaman kamera pengawas menjadi kunci utama penyidik kepolisian.
alat rekam visual yang baru terpasang pada 9 april 2026 tersebut merekam jelas detik-detik mengerikan saat korban dihabisi.
awalnya, sebuah mobil hitam parkir di depan rumah. tersangka af masuk terlebih dahulu lalu menyalami mertuanya layaknya tamu keluarga biasa, disusul oleh seorang wanita berjaket hoodie dan 2 pria.
kapolresta pekanbaru kombes muharman arta memberikan konfirmasi resmi kepada wartawan pada 2 mei 2026 terkait rekaman bukti tindak pidana berdarah tersebut.
"alhamdulillah sudah ada titik terang," kata muharman saat dihubungi wartawan.
"iya betul (menantu terlibat)," tambah muharman membenarkan identitas wanita berkaus hitam tersebut adalah menantu korban.
pola kejahatan terencana ini tereksekusi dengan sangat keji.
saat korban lengah dan duduk berbincang, salah satu pelaku pria berkaus abu-abu yang mengenakan masker sekonyong-konyong menghantam kepala korban menggunakan balok kayu yang sudah dipersiapkan berkali-kali hingga terkulai lemah.
"ini diduga selingkuhan mantunya itu," kata muharman menjelaskan sosok eksekutor pemukul korban.
mengenai 2 orang lainnya yang ikut masuk ke rumah, muharman turut memberikan identifikasi awal. "(dua pelaku lain) diduga kawan-kawannya menantunya itu," imbuhnya.
setelah memastikan korban lumpuh, para pelaku sempat merusak kamera pemantau lalu melarikan diri menggasak barang berharga berupa telepon genggam, perhiasan, serta uang tunai sebesar sgd 400 milik korban.
kabid humas polda riau kombes zahwani pandra arsyad pada 1 mei 2026 turut menegaskan arah penyelidikan penyidik berdasarkan alat bukti yang sah.
"pelaku ini masih dalam pendalaman. memang selama ini kecurigaan keluarga mengarah pada sosok dalam video yang diduga masih kerabat atau keluarga, yakni memiliki ikatan sebagai menantu," ujar kombes zahwani.
"af menantu korban dari anak pertama atas nama arnold meha," ucap pandra secara spesifik menyebutkan silsilah kekerabatan pelaku.
melihat konstruksi perampokan dan pembunuhan ini, terdapat unsur perencanaan terstruktur yang kuat.
fakta bahwa sebelumnya sempat terjadi dugaan percobaan pembobolan kamar pada 8 april 2026 membuktikan bahwa komplotan ini telah memetakan lokasi dan harta korban secara mendetail.
saat ini, pihak kepolisian terus melakukan pengejaran intensif terhadap af beserta 3 anggota komplotannya yang berstatus buron.