bacakoran.co

Innalillahi! Korban Bus ALS vs Tangki Bertambah: Tahrul Hubaidi Meninggal Akibat Luka Bakar Serius

Korban Bus ALS vs Truk Tangki Bertambah, Tahrul Meninggal Usai 3 Hari Perawatan Intensif Luka Bakar Serius--Dok: ANTARA/sumateraekspres.bacakoran.co

BACAKORAN.CO – Peristiwa tragis kembali menyelimuti Jalur Lintas Sumatera atau Jalinsum Kabupaten Musi Rawas Utara setelah Muhamad Tahrul Hubaidi yang menjadi korban kecelakaan Bus ALS dan truk tangki minyak dinyatakan meninggal dunia.

Muhamad Tahrul Hubaidi yang merupakan warga Tegal ini mengembuskan napas terakhirnya di RSUD Rupit setelah sempat menjalani perawatan intensif selama 3 hari akibat luka bakar mencapai 90 persen.

Penambahan jumlah korban meninggal ini menjadi duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat yang memantau perkembangan insiden maut tersebut sejak Rabu, 6 Mei 2026.

Kepastian mengenai kabar duka ini disampaikan langsung oleh pihak kepolisian yang menangani kasus tersebut.

BACA JUGA:Tragedi Maut Jalur Lintas, Daftar Lengkap Identitas Korban Meninggal dan Selamat Bus ALS Muratara

Kanit Gakkum Satlantas Polres Muratara, Aipda Iin Shodikin, memberikan keterangan resmi bahwa korban mengembuskan napas terakhirnya pada Jumat, 8 Mei 2026, tepat pukul 11.00 WIB.

"Korban kecelakaan Bus ALS atas nama Muhamad Tahrul Hubaidi mengalami luka bakar sekitar 90 persen dan meninggal dunia pada pukul 11.00 WIB," ujar Aipda Iin Shodikin pada Jumat, 8 Mei 2026.

Jika kamu memantau kondisi terkini di RSUD Rupit, saat ini masih terdapat 1 korban luka lainnya bernama Jumiatun yang sedang berjuang dalam masa pemulihan.

Sebelumnya, pihak rumah sakit berencana merujuk kedua pasien ini ke Palembang untuk mendapatkan peralatan medis yang lebih memadai namun takdir berkata lain bagi Tahrul.

BACA JUGA:Lolos dari Amukan Api, 3 Warga Pati Selamat dalam Kecelakaan Maut Bus ALS di Sumsel, Ini Kondisi Terkininya

Kilas balik dari tragedi mengerikan ini terjadi pada Rabu, 6 Mei 2026, sekitar pukul 12.00 WIB di wilayah Kelurahan Karangjaya.

Berdasarkan kronologi yang dihimpun, Bus ALS yang berangkat dari Pati sejak 2 Mei 2026 sedang dalam perjalanan dari Lubuk Linggau menuju Jambi.

Saat melintas di lokasi kejadian, supir bus mencoba menghindari lubang jalan dengan masuk ke jalur lawan arah.

Pada saat yang bersamaan, sebuah truk tangki minyak meluncur dari arah berlawanan sehingga benturan keras tidak terhindarkan.

Innalillahi! Korban Bus ALS vs Tangki Bertambah: Tahrul Hubaidi Meninggal Akibat Luka Bakar Serius

Asep

Steve


bacakoran.co – peristiwa tragis kembali menyelimuti jalur lintas sumatera atau jalinsum kabupaten musi rawas utara setelah muhamad tahrul hubaidi yang menjadi korban kecelakaan bus als dan truk tangki minyak dinyatakan meninggal dunia.

muhamad tahrul hubaidi yang merupakan warga tegal ini mengembuskan napas terakhirnya di rsud rupit setelah sempat menjalani perawatan intensif selama 3 hari akibat luka bakar mencapai 90 persen.

penambahan jumlah korban meninggal ini menjadi duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat yang memantau perkembangan insiden maut tersebut sejak rabu, 6 mei 2026.

kepastian mengenai kabar duka ini disampaikan langsung oleh pihak kepolisian yang menangani kasus tersebut.

kanit gakkum satlantas polres muratara, aipda iin shodikin, memberikan keterangan resmi bahwa korban mengembuskan napas terakhirnya pada jumat, 8 mei 2026, tepat pukul 11.00 wib.

"korban kecelakaan bus als atas nama muhamad tahrul hubaidi mengalami luka bakar sekitar 90 persen dan meninggal dunia pada pukul 11.00 wib," ujar aipda iin shodikin pada jumat, 8 mei 2026.

jika kamu memantau kondisi terkini di rsud rupit, saat ini masih terdapat 1 korban luka lainnya bernama jumiatun yang sedang berjuang dalam masa pemulihan.

sebelumnya, pihak rumah sakit berencana merujuk kedua pasien ini ke palembang untuk mendapatkan peralatan medis yang lebih memadai namun takdir berkata lain bagi tahrul.

kilas balik dari tragedi mengerikan ini terjadi pada rabu, 6 mei 2026, sekitar pukul 12.00 wib di wilayah kelurahan karangjaya.

berdasarkan kronologi yang dihimpun, bus als yang berangkat dari pati sejak 2 mei 2026 sedang dalam perjalanan dari lubuk linggau menuju jambi.

saat melintas di lokasi kejadian, supir bus mencoba menghindari lubang jalan dengan masuk ke jalur lawan arah.

pada saat yang bersamaan, sebuah truk tangki minyak meluncur dari arah berlawanan sehingga benturan keras tidak terhindarkan.

namun terdapat versi lain dari keterangan korban selamat yang menyebutkan bahwa muncul percikan api dari bodi bus sebelum kejadian.

hal ini membuat supir membanting setir ke kanan guna menghindari risiko kebakaran lebih besar, meski investigasi resmi masih menunggu hasil olah tkp dan rekonstruksi pihak kepolisian.

jika kamu melihat aspek keselamatan transportasi, manuver bodi bus besar dalam kecepatan tinggi saat menghindari rintangan jalan memang sangat berisiko fatal, apalagi jika infrastruktur jalan dalam kondisi tidak optimal.

data terbaru mencatat total korban dari kecelakaan maut ini mencapai 20 orang.

dari angka tersebut, sebanyak 18 orang sebelumnya dilaporkan tewas di tempat atau tak lama setelah kejadian, ditambah dengan berpulangnya tahrul sehingga duka di jalinsum semakin mendalam.

daftar korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi meliputi:

 1. aryanto (pengemudi truk)

 2. martono (penumpang truk)

 3. alif (pengemudi bus als)

 4. saf (kenek bus als)

 5. malek (kru bus als)

 6. relodo (penumpang)

 7. zulkifli (penumpang)

 8. aldi (penumpang)

 9. rani (penumpang)

 10. bella (penumpang)

 11. selinten (penumpang)

 12. haji shamsia (penumpang)

 13. sukardi (penumpang)

 14. salim (penumpang)

 15. budianto (penumpang)

 16. bahrul (penumpang)

 17. muhamad tahrul hubaidi (penumpang yang baru meninggal dunia)

tragedi maut jalur lintas bus als muratara

tragedi maut kecelakaan bus als di musi rawas utara atau muratara akhirnya menemui titik terang terkait kepastian identitas para penumpang.

kepolisian daerah sumatera selatan telah merilis daftar identitas korban tewas dan selamat akibat insiden mengerikan yang bermula dari upaya manuver berbahaya menghindari jalan berlubang tersebut.

penyebab kecelakaan dan identifikasi korban

peristiwa nahas yang merenggut banyak nyawa ini mendapat perhatian serius dari pihak kepolisian.

kabid humas polda sumsel kombes nandang mukmin wijaya membeberkan kronologi awal yang memicu tabrakan fatal tersebut. polisi menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang menjadi faktor penentu.

"diduga kecelakaan tersebut terjadi karena supir bus als tersebut menghindari lubang dan hilang kendali sehingga masuk ke jalur kanan," pungkasnya. 

Tag
Share