bacakoran.co

Pencuri Getah Karet di Desa Jemenang Nyaris Tewas Diamuk Massa, Motornya Ludes Dibakar

Asri Pensoni (43) warga Desa Jemenang, Kecamatan Rambang Niru, Muara Enim diamankan polisi akibat ulahnya mencuri jedolan getah karet. (foto : ozzy/enimekspres)--

BACAKORAN.CO -- Asri Pensoni (43) warga Desa Jemenang, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Jumat malam 8 Mei 2026 nyaris tewas dihakimi massa.

Dia dipkuli warga yang kesal karena diduga telah melakukan pencurian jedol atau getah karet beku dari kebun petani di desa tersebut.

Beruntung sejumlah warga kemudian berinisiatif mengamankannya ke balai desa dan kemudian diamankan aparat kepolisian.

Pelaku kemudian dibawa ke Polsek Rambang, Muara Enim bersama barang bukti satu karung jedol atau karet beku yang di curinya.

BACA JUGA:Diduga Curi Getah Karet, Satu Tewas Dimassa, Satu Kabur

BACA JUGA:Penculik Anak di Rejang Lebong Tewas Dihakimi Massa, Satu Perempuan Tua Diamankan

Keterangan yang berhasil dihimpun, salah satu petani yang menjadi korban pencurian tersebut adalah Afid Maulana (26), warga Dusun III Desa Kencana Mulia.

Jumat pagi 8 Mei 2026 sekira pukul 06.30 WIB, korban pergi ke kebun karet miliknya. Sesampainya di kebun, korban kaget karena sejumlah batok kelapa yang digunakan untuk menampung getah karet di kebunya berserakan di tanah.

Selain itu getah karet beku yang terkumpul dari dalam batok kelapa itupun telah hilang.

Tentu saja Afid Maulana sangat kesal, karena selain jumlah getah karet yang hilang cukup banyak, untuk mendapatkan jedolan getah karetpun memerlukan tenaga dan waktu.

BACA JUGA: Daftar Kode Promo Gojek Mei 2026 Dapatkan Potongan Harga Spesial Ke Bandara Dan Stasiun

BACA JUGA:Suzuki e Vitara Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Mulai Rp755 Juta! SUV Listrik Futuristis untuk Petualang 

Terlebih getah karet yang hilang itu rencananya akan segera di jual guna memenuhi kebutuhan keluarganya.

Setelah mencari-cari pelaku pencurian tidak di temukan, Jumat malam Afid mendapatkan informasi bahwa warga menangkap seorang yang diduga mencuri getah karet.

Afid kemudian bergegas mendatangi Rumah Kepala Desa Kencana Mulia tempat pelaku diamankan untuk melihat barang bukti getah karet yang berhasil disita warga dari tangan pelaku.  

Ketika itulah korban yakin jika diantara barang bukti getah karet itu diduga diambil pelaku dari kebun miliknya yang jumlahnya mencapai  40 kilogram atau senilai Rp760.000 rupiah.

Pencuri Getah Karet di Desa Jemenang Nyaris Tewas Diamuk Massa, Motornya Ludes Dibakar

Doni Bae

Doni Bae


bacakoran.co -- warga , kecamatan rambang niru, kabupaten muara enim, sumatera selatan, jumat malam 8 mei 2026 nyaris tewas

dia dipkuli warga yang kesal karena diduga telah melakukan pencurian jedol atau getah karet beku dari kebun petani di desa tersebut.

beruntung sejumlah warga kemudian berinisiatif mengamankannya ke balai desa dan kemudian diamankan aparat kepolisian.

pelaku kemudian dibawa ke polsek rambang, muara enim bersama barang bukti satu karung jedol atau karet beku yang di curinya.



keterangan yang berhasil dihimpun, salah satu petani yang menjadi korban pencurian tersebut adalah afid maulana (26), warga dusun iii desa kencana mulia.

jumat pagi 8 mei 2026 sekira pukul 06.30 wib, korban pergi ke kebun karet miliknya. sesampainya di kebun, korban kaget karena sejumlah batok kelapa yang digunakan untuk menampung getah karet di kebunya berserakan di tanah.

selain itu getah karet beku yang terkumpul dari dalam batok kelapa itupun telah hilang.

tentu saja afid maulana sangat kesal, karena selain jumlah getah karet yang hilang cukup banyak, untuk mendapatkan jedolan getah karetpun memerlukan tenaga dan waktu.

 

terlebih getah karet yang hilang itu rencananya akan segera di jual guna memenuhi kebutuhan keluarganya.

setelah mencari-cari pelaku pencurian tidak di temukan, jumat malam afid mendapatkan informasi bahwa warga menangkap seorang yang diduga mencuri getah karet.

afid kemudian bergegas mendatangi rumah kepala desa kencana mulia tempat pelaku diamankan untuk melihat barang bukti getah karet yang berhasil disita warga dari tangan pelaku.  

ketika itulah korban yakin jika diantara barang bukti getah karet itu diduga diambil pelaku dari kebun miliknya yang jumlahnya mencapai  40 kilogram atau senilai rp760.000 rupiah.



kapolres muara enim akbp hendri syaputra sik mh melalui kapolsek rambang iptu zulkarnain afianata st msi mh mengatakan pihaknya yang mendapat informasi dari warga yang mengamankan terduga pelaku pencurian langsung merespon dan menjemput pelaku.

sesampainya di lokasi, lanjut kapolsek, polisi mendapati pelaku sudah dalam keadaan diamankan oleh warga di rumah kepala desa.  situasi saat itu sempat memanas, bahkan massa yang marah sempat membakar motor honda beat yang digunakan pelaku untuk melarikan diri.

namun berkat kesigapan aparat kepolisian situasi bisa terkendali. "pelaku sendiri mengalami luka-luka akibat amukan massa. dan langsung dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis, selanjutnya dibawa ke mapolsek rambang guna proses hukum," katanya.

dalam pemeriksaan, sambung kapolsek, pelaku mengakui perbuatannya dan mengaku mengambil 1 karung berisi getah karet milik korban untuk dijual.

saat ini, pihaknya selain mengamankan pelaku juga barang bukti berupa 1 karung plastik berisi jedolan/getah karet seberat sekitar 40 kg, dan 1 unit sepeda motor honda beat dalam kondisi rusak terbakar. atas perbuatannya pelaku akan dijerat dengan pasal 477 kuhpidana.

"kami mengimbau masyarakat agar apabila menangkap pelaku kejahatan, serahkan secepatnya kepada pihak berwajib. jangan bertindak sendiri atau melakukan kekerasan, karena hal itu juga melanggar hukum,"pungkasnya.

Tag
Share