bacakoran.co

Berkedok Bimbingan Skripsi, Oknum Dosen UNU Blitar Tega Lecehkan 15 Mahasiswi Lewat Cara Ini!

Oknum dosen UNU Blitar resmi dinonaktifkan usai diduga lecehkan 15 mahasiswi sejak 2022--Google

BACA JUGA: Karma Instan? Shindy MC LCC MPR Curhat Diboykot dan Dikhianati Teman Sejawat, Netizen Serukan Blacklist Total

Langkah tegas pun langsung diambil oleh pihak rektorat.

Badan Pelaksana Penyelenggara atau BPP UNU Blitar telah menjatuhkan sanksi berupa status dinonaktifkan sementara kepada oknum dosen tersebut dari seluruh aktivitas akademik maupun nonakademik.

Berkedok Bimbingan Skripsi, Oknum Dosen UNU Blitar Tega Lecehkan 15 Mahasiswi Lewat Cara Ini!

Andre

Tina


bacakoran.co - kasus pelecehan seksual kembali mencoreng dunia pendidikan tinggi setelah seorang oknum dosen senior di universitas nahdlatul ulama atau diduga melakukan tindakan tidak terpuji terhadap anak didiknya.

sebanyak 15 mahasiswi dilaporkan menjadi korban sang pendidik dalam rentang waktu tahun 2022 hingga 2025.

berdasarkan informasi yang dihimpun dari laporan lembaga pendampingan di lingkungan kampus, dosen unu blitar tersebut melancarkan aksinya dengan berbagai cara.

pelaku melakukan pelecehan seksual secara verbal maupun nonverbal kepada para korban.

kasus pelecehan seksual ini tercatat paling sering terjadi saat proses belajar mengajar sedang berlangsung di dalam ruangan kelas.

modus operandi yang digunakan pelaku terbilang manipulatif.

oknum dosen tersebut sengaja mendekati para mahasiswi korban yang sedang fokus menatap layar laptop mereka.

tidak hanya di area kampus, pelaku juga disebut pernah melancarkan aksinya di kediaman pribadinya saat mahasiswi datang untuk keperluan "bimbingan skripsi".

salah satu korban bahkan mengaku terkejut karena pelaku tiba-tiba menyentuh dan melecehkan area pipinya.

selain kontak fisik, pelaku turut mengirimkan pesan melalui aplikasi whatsapp yang berisi kata-kata tak senonoh kepada mahasiswinya.

menyikapi krisis moral ini, para korban yang berasal dari berbagai angkatan tidak tinggal diam dan menuntut keadilan.

saat ini, ke 15 mahasiswi tersebut telah mendapatkan pendampingan intensif dari pergerakan mahasiswa islam indonesia atau pmii komisariat blitar dan lembaga pers mahasiswa atau lpm bhanu tirta unu blitar.

langkah tegas pun langsung diambil oleh pihak rektorat.

badan pelaksana penyelenggara atau bpp unu blitar telah menjatuhkan sanksi berupa status dinonaktifkan sementara kepada oknum dosen tersebut dari seluruh aktivitas akademik maupun nonakademik.

Tag
Share