Tolak Tunduk pada Premanisme, Putri Penulis Ahmad Bahar Diintimidasi di Markas GRIB Jaya
Putri penulis Ahmad Bahar laporkan Hercules dan GRIB Jaya ke Komnas HAM atas dugaan intimidasi--
Lebih lanjut, Gufroni menegaskan adanya keterlibatan langsung pimpinan ormas dalam insiden tersebut.
"Ada perlakuan-perlakuan yang sangat tidak manusiawi yang dilakukan oleh anggota Ormas GRIB termasuk juga oleh bapak Hercules. Poin-poin substansinya nanti kami akan sampaikan kepada Komisioner Komnas HAM fakta-fakta apa yang terjadi pada saat klien kami diintrogasi oleh Hercules di Markas Pusat GRIB Jaya," tambahnya.
Sebuah tangkapan layar dari media nasional Bangka Pos yang beredar luas di platform X (Twitter) turut menampilkan tajuk menghebohkan yang memperparah sentimen publik: "Blak-blakan! Putri Ahmad Bahar Akui Dipaksa Buka Hijab di Markas GRIB Jaya: Hercules Todong Pistol".
BACA JUGA:Hotman Paris Lepas Tangan Dari Kasus Nadiem Makarim: Jangan Pelit Ke Pengacara Kalau Tidak Mau...
"Mungkin nanti setelah kami dapat dari Komisioner ada jaminan keamanan, apalagi bila perempuan," terang Gufroni.
Ia juga menggambarkan kondisi psikologis korban yang terguncang hebat.
"Beliau ini sangat traumatik. Kalau ada mobil di depan rumah atau ada orang yang tidak dikenal itu sangat takut," jelasnya.
Untuk itu, konsultasi berkelanjutan dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sedang dipersiapkan.
Peristiwa ini sontak memantik amarah warganet di platform X.
BACA JUGA:Pidato RAPBN 2027 Prabowo: Rakyat Tak Bermimpi Kaya Raya, Cukup Bisa Makan
Berbagai tangkapan layar cuitan memperlihatkan pesimisme sekaligus desakan agar aparat bertindak tegas.
"susah dibentuk kalau bawaan mantan preman mau sudah bergaul sama Presiden, pergi haji, tetap saja watak tidak bisa hilang wak...ancam mengancam, intimidasi sudah hal yg biasa..." tulis akun adjiQncy.
"sekiranya Hengki Haryadi masih di Polda Metro apakah jalan ceritanya akan berbeda?" tulis akun autojsx.
"Edan.. Cuma di Indo. Negara kalah sama Preman. Ini klao beneran laporan ga di proses sm Polisi mah ga tau mesti gimana rakyat, dah miskin dan kalah disegala hal pula," tulis akun MEMBER ELITE GLOBAL.
"Preman di pelihara pe jenjabat . . . Jadinya begini, apakah aparat berani? Saya RAGU," tulis akun Bola Kasti.