bacakoran.co - video viral yang diduga menghina ruben onsu dengan sebutan cong kini memicu polemik besar di kalangan netizen.
isu ini mencuat setelah potongan siaran live tersebut ramai diperbincangkan karena dikaitkan dengan uang 200 juta yang diduga sebagai nominal nafkah bulanan pasca cerai.
menanggapi tuduhan serius yang menyudutkan posisi kliennya, pihak kuasa hukum sarwendah akhirnya angkat bicara untuk meluruskan fakta sebenarnya kepada kamu dan publik luas.
dalam video yang beredar luas, ibu 3 anak ini terdengar melontarkan kata yang dianggap kurang pantas saat membahas perihal nominal uang.
berdasarkan unggahan dari akun media sosial x kamarlintang pada jumat 5 juni 2026, sarwendah menyinggung soal ekspektasi terhadap seorang laki-laki.
"dua ratus juta apa sih? nggak lah, ngapain ngarepin laki-laki apalagi cong," ucap sarwendah secara langsung dalam video tersebut.
ia kemudian menambahkan pernyataannya, "gue juga dulu nggak bisa bedain sih cong apa laki. sekarang aku udah bisa bedain."
ucapan tersebut sontak memicu reaksi negatif yang masif, di mana banyak pihak menilai sikap tersebut sudah kelewat batas dan tidak mencerminkan figur publik yang bijak.
namun, asumsi netizen yang mengarahkan ucapan itu kepada mantan suaminya dibantah keras oleh tim legal.
klarifikasi pihak kuasa hukum
chris sam siwu, selaku kuasa hukum sarwendah, memberikan klarifikasi resmi untuk menepis framing negatif yang beredar pada jumat 5 juni 2026.
chris menegaskan bahwa pernyataan kliennya dalam siaran langsung tersebut bersifat sangat umum dan sama sekali tidak ditujukan untuk menyudutkan ruben onsu atau berkaitan dengan konflik rumah tangga masa lalu.
"saya jamin bahwa itu tidak ditujukan kepada ro (ruben onsu) karena, di dalam video itu saya tidak lihat ada menyebutkan nama sama sekali," tegas chris sam siwu.
tim kuasa hukum menyadari bahwa netizen memiliki kebebasan penuh untuk berasumsi, namun mereka sangat menyayangkan adanya upaya memutarbalikkan fakta.
sarwendah disebut merasa sangat terganggu dengan framing negatif yang terus menyudutkan posisinya sebagai seorang ibu.
"klien kami saat ini memang merasa sangat terganggu dengan situasi yang diputar-balikkan ini. selama ini klien kami diam, tidak pernah bicara bahkan satu kata pun," tandas chris sam siwu menutup keterangannya.